Berita

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid /Net

Politik

Teroris Papua Bakar SMP, HNW: Tragedi yang Terulang Lagi...

RABU, 15 DESEMBER 2021 | 09:25 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Teroris Papua yang selama ini disebut sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tak habis untuk berulah. Pada Selasa (14/12) pukul 08.30 WIT kemarin, kelompok teroris ini membakar gedung Sekolah Menengah Pertama di Distrik Serambakon, Pegunungan Bintang.

Kejadian berulang ini pun membuat Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid bereaksi.

"Tragedi yang terulang lagi. Yang oleh media disebut sebagai KKB, kembali berulah, bakar SMP Serambakon, di Papua," kata HNW, sapaan Hidayat Nur Wahid dikutip dari akun Twitternya, Rabu (15/12).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini menegaskan, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak bisa ditawar. Aparat hukum pun diminta tidak tinggal diam dalam menyikapi ulah kelompok teroris yang terus berulang ini.

"NKRI harga mati! Maka penting segera diatasi," tegasnya.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal menyampaikan, kelompok teroris Papua ini sebelumnya juga melakukan kontak senjata di Distrik Serambakon.

“Kontak tembak antara Satgas Pamrahwan Batalyon A Resimen III Pelopor dengan Kelompok Kriminal Bersenjata,” kata A.M. Kamal.

Kamal mengurai, pada pukul 08.30 WIT personel Satgas Pamrahwan Batalyon A Resimen III Pelopor mendengar suara tembakan sebanyak tiga kali. Setelah mendengar tembakan tersebut, personel melakukan pemantauan dari mana arah tembakan.

Kemudian, pada pukul 09.00 WIT personel Satgas Pamrahwan melihat kumpulan asap yang membumbung tinggi berasal dari bangunan SMP Negeri Serambakon yang dibakar.

Insiden ini tidak mengakibatkan korban jiwa. Aparat keamanan TNI-Polri terus melakukan penjagaan di titik rawan dan pintu masuk Kelompok Kriminal Bersenjata. Satu 1 hari sebelumnya, KKB juga sempat melakukan penembakan ke arah Pos Brimob Distrik Serambakon.

Populer

Ingin Bantu Tangkap Pembunuh Brigadir J, Serda Ucok: Kami Tidak Tega Negara Kesulitan

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 20:23

Pernyataan Terakhir Sebelum Ditahan, Roy Suryo: Saya Tidak Menistakan Agama

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 01:59

Sudah Dituangkan ke BAP, Bharada E Lihat Ferdy Sambo Pegang Pistol di Samping Jasad Brigadir J

Minggu, 07 Agustus 2022 | 16:39

Jika Tak Ada yang Mengusung, Anies Baswedan Hanya jadi Penonton Pilpres 2024

Minggu, 14 Agustus 2022 | 15:20

Amien Rais Bakal Dukung Capres yang Berani Ucapkan Selamat Tinggal pada Oligarki

Jumat, 12 Agustus 2022 | 22:02

Disindir Kasus Brigadir J, Benny K Harman: Daripada Sesat Sebaiknya Mahfud Tanya Langsung ke Jokowi

Selasa, 09 Agustus 2022 | 15:32

Sindir Alasan TGB Pindah Perindo, Musni Umar: Memang Partai yang Pernah Dimasuki Visinya Tidak Mempersatukan?

Minggu, 07 Agustus 2022 | 07:28

UPDATE

Diungkap Pengacara, 4 Rekening Brigadir J Dikuasai Sambo Diduga untuk Kelola Dana Taktis dari Mafia

Selasa, 16 Agustus 2022 | 02:09

Bahas Perdamaian Dunia, Anies Terbang ke Jepang Diskusi dengan PM Fumio Kishida

Selasa, 16 Agustus 2022 | 01:52

Surya Darmadi Dipulangkan ke Indonesia dengan Maskapai China Airline

Selasa, 16 Agustus 2022 | 01:18

Personel yang Diduga Terlibat Kasus Ferdy Sambo Harus Dihukum Berat

Selasa, 16 Agustus 2022 | 00:55

Sudah 63 Personel Diperiksa Kasus Ferdy Sambo, 35 Diduga Langgar Etik

Selasa, 16 Agustus 2022 | 00:17

Sejalan dengan Jokowi, Guru Besar UGM: Sosialisasi RKUHP Mutlak Diperlukan

Senin, 15 Agustus 2022 | 23:43

Kapolri Perintahkan Semua Polda Sikat Judi Online

Senin, 15 Agustus 2022 | 23:32

PBHI: Pasal Obstruction of Justice Tidak Bisa Dipakai Bagi Terperiksa Tanpa Tahu Upaya Rekayasa Ferdy Sambo

Senin, 15 Agustus 2022 | 23:22

Temui Manajemen PT Kawan Lama Group, Suami Korban Dugaan Pelecehan Seksual Minta Dua Hal

Senin, 15 Agustus 2022 | 23:03

Praperadilan Ditolak PN Jaksel, Nizar Dahlan Optimistis Laporannya Tetap Diproses KPK

Senin, 15 Agustus 2022 | 22:58

Selengkapnya