Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/Net

Politik

Ajak Masyarakat Jaga Tren Positif Ekonomi RI, Menko Airlangga Minta Kegiatan Nataru Dibatasi

SELASA, 14 DESEMBER 2021 | 16:42 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Perhatian utama pemerintah kini tertuju pada pencegahan penyebaran Covid-19 pada masa libut Natal tahun 2021 dan Tahun Baru tahun 2022 (Nataru).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memastikan kebijakan pengetatan bakal dilakukan pemerintah melalui sejumlah skema kebijakan.

Namun, Airlangga juga meminta masyarakat untuk secara aktif membatasi kegiatan saat Nataru, agar tidak terjadi kenaikan kasus Covid-19 seperti pengalaman tahun lalu yang menyebabkan lonjakan kasus pada awal 2021.


Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini memperingatkan masyarakat bahwa ancaman penularan Covid-19 tengah menimpa banyak negara di dunia.

Pasalnya, diurai Airlangga, kini tengah mewabah virus Covid-19 varian baru bernama Omricon yang memiliki tingkat penularan yang cukup tinggi.

"Kita pelajari (bahaya Omicron), dan kita tidak boleh tidak waspada," ujar Airlangga di acara Bincang Stranas PK bertajuk 'OSS: Inikah Jawaban Pencegahan Korupsi dalam Perizinan Berusaha?' yang diselenggarakan secara virtual dan disiarkan langsung di akun YouTube StranasPK Official, Selasa pagi (14/12).

"Dan pemerintah mendorong agar warga kita juga dalam Nataru ini kegiatannya dibatasi. Sehingga apa yang terjadi tahun lalu, di mana bulan Maret April terjadi kenaikan akibat Nataru itu tidak terjadi," sambungnya.

Belajar dari dua tahun pengalaman, lanjut Airlangga, pemerintah paham bahwa Covid-19 berjalan beriringan dengan pertumbuhan ekonomi. Saat Covid landai, pertumbuhan ekonomi akan tinggi. Namun sebaliknya, jika Covid-19 tinggi maka pertumbuhan ekonomi terancam menurun.

"Sehingga tentu dalam situasi seperti ini kita berharap, bahwa kita juga tetap menjaga disiplin protokol kesehatan," harap Airlangga yang juga Ketua Umum Partai Golkar ini.

Menurut Airlangga, Indonesia mesti lebih maju dari negara lain yang sedang mempersiapkan langkah pencegahan terhadap ancaman Covid-19 varian baru.

"Kalau kita lolos dari situasi ini di bulan Januari, tentu optimisme (ekonomi nasional) terus bisa didorong, dan investasi bisa terus dijaga," jelasnya.

"Dan pada ujungnya adalah untuk penciptaan lapangan pekerjaan, untuk kesejahteraan masyarakat kita," sambung Airlangga menutup.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya