Berita

Wakil Ketua MPR RI fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid/Net

Politik

HNW: Kejahatan Seksual Oleh Pendidik Harus Dikutuk, dan Hukumannya Diperberat!

SENIN, 13 DESEMBER 2021 | 21:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Adalah benar adanya, bahwa Indonesia di dewasa ini sedang darurat kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur. Oleh karena itu, semua pihak mengutuk kekerasan seksual yang menimpa para korban.

"Pastilah kita tidak nyaman dan menolak dan mengutuk seluruh kejadian kejadian kejahatan dan kejahatan terhadap anak ini," tegas Wakil Ketua MPR RI fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid, dalam diskusi 4 Pilar MPR RI bertajuk "Mendorong Keberpihakan Negara dalam Perlindungan Anak" pada Senin (13/12).

Pemilik akronim HNW itu menilai, kekerasan seksual terhadap anak yang belakangan terjadi di institusi pendidikan berbasis asrama (boarding school) dan identik dengan agama Islam.


"Termasuk di tahun 2020, ternyata Santo Herculanus di Depok, di Gereja, di sana kejadian. Ada 21 anak-anak yang rata-rata menjadi korban daripada kekerasan seksual yang dilakukan oleh seorang tokoh agama di dalam Gereja itu, yang mestinya melindungi," sesalnya.

Lebih fatalnya, HNW melihat peristiwa kekerasan seksual yang marak akhir-akhir ini dilakukan oleh para pelaku yang mayoritas adalah guru, baik itu guru olahraga, guru agama dan yang lainnya.

"Itu tentu masalah. Apalagi itu dilakukan oleh para pendidik, karena dalam UU tentang perlindungan anak, sudah jelas sekali ditegaskan bahwa kalau kejahatan yang dilakukan oleh pendidik maka itu bisa mendapatkan pemberatan hukuman," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya