Berita

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memenangkan Tournament Badminton Legend melawan pebulutangkis yang pernah bertanding dalam Piala Thomas pada tahun 1990/Repro

Nusantara

Tumbangkan Pebulutangkis Piala Thomas, Firli Sabet Juara 1 Badminton Legend

SABTU, 11 DESEMBER 2021 | 16:12 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menumbangkan Bambang Suprianto, atlet pebulutangkis yang pernah bertanding dalam Piala Thomas pada tahun 1990 dalam Tournament Badminton Legend yang berlangsung di GOR PB Djarum, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (11/12).

Firli yang berpasangan dengan Alvent Yulianto Chandra, pebulutangkis Indonesia semifinalis Swiss Open 2012 ini akhirnya mengalahkan Bambang Suprianto yang duet dengan Dwiki Rafian Restu.

Jalannya pertandingan cukup sengit, meski lawan tandingnya Dwiki Rafian, atlet berprestasi dari PB Djarum dengan smash keras, cepat dan menyusur, namun mampu ditepis Firli lewat drop shot tipis disekitar net.


Bahkan, melalui teknik lob yang diberikan Firli membuat Dwiki Rafian kewalahan, sehingga smash kencang dari pemain bertangan kidal itu tak bisa dikeluarkan. Teknik ini diberikan Firli untuk memperlambat tempo permainan atau ketika posisi terdesak. Tetapi juga digunakan Firli untuk membuat serangan.

Pada set pertama, pasangan Firli-Alvent Yulianto dipaksa mengalah. Namun karena daya tahan diimbangi teknik bermain. Diset kedua, Firli membalikan keadaan dengan skor 21-13.

Saat babak penentuan atau rubber set, Firli-Alvent Yulianto, bisa menguasai permainan dan memenangkan pertandingan dengan skor 21-17 dan dinyatakan sebagai pemenang atau juara satu Tournament Badminton Legend.

Pertandingan tersebut merupakan bentuk kecintaan Firli dengan olah raga yang cukup banyak digemari oleh rakyat Indonesia. Firli bersama dengan legenda hidup bulu tangkis Indonesia, sebut saja Edy Hartono, peraih medali perak Olimpiade Barcelona 1992, Tri Kusharyanto peraih medali perak di Olimpiade Sydney tahun 2000 dan Rudy Heryanto juara dua kali All England tahun 1981 dan 1984.

Mereka tergabung dalam komunitas badminton Indonesia yang diketuai oleh Haryanto Arbi, pebulutangkis dengan julukan Smash 100 watt yang pernah menjuarai All England 1993 dan 1994, mereka bersama Firli rutin bermain bulu tangkis dua kali dalam satu minggu.

Dengan menggandeng Bank Rakyat Indonesia Insurance (BRINS) pihak panitia menyediakan doorprize mulai dari raket, kulkas, microwave, hingga TV LED yang diundi bagi peserta pertandingan Tournament Badminton Legend.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

DPR Dorong Pemerataan APBN Demi Daerah 3T Tidak Tertinggal

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:50

Utut Adianto Ngarep PDIP Tidak Ditinggalkan dalam RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:20

Dasco Pastikan Tak Akan Tinggalkan Fraksi PDIP di RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:50

Pidato Prabowo Bukti Pemerintah Berada di Jalur yang Benar

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:23

Purbaya: Pajak Karbon Motor BBM Masih Dikaji, Belum Final

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:57

Prabowo Pilih Guyur Insentif Motor Listrik Ketimbang Perbesar Subsidi BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:45

Perkuat Pasar Muslim Jelang Libur Akhir Tahun, Taiwan Bidik Wisatawan RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:14

RUU Daerah Kepulauan jadi Kado Puluhan Juta Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:59

Pidato Kenegaraan Prabowo Tunjukkan Kejelasan Arah Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:31

Status Tim Penyelesaian Sengketa Internal PPP Dinilai Cacat Hukum

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:07

Selengkapnya