Berita

Politisi Arief Poyuono/Net

Politik

Arief Poyuono: Pemilu Serentak 2024 Inkonstitusional, Puluhan Juta Pemilih Kehilangan Hak Pilih

JUMAT, 10 DESEMBER 2021 | 13:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Penyerentakan pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg) tahun 2024 dinilai akan menghilangkan hak para pemilih baru untuk menentukan sosok calon presiden dan wakil presiden pilihan.

"Pilpres dilakukan bersamaan dengan Pileg itu inkonstitusional," kata politisi Arief Poyuono dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/12).

Ia menjelaskan, maksud dari kehilangan hak pilih untuk pemilih baru tersebut merujuk pada mekanisme pengusungan capres dan cawapres 2024 oleh partai politik berdasarkan hasil Pileg 2019.


Artinya, pemilih baru dipaksa untuk memilih capres dan cawapres 2024 hasil saringan parpol peraih kursi di Pileg 2019. Padahal, banyak masyarakat pemilih baru yang belum memiliki hak suara pada Pileg 2019.

Sedangkan Pileg 2024 yang seharusnya menjadi titik awal pemilih baru dalam menentukan sosok pemimpin masa depan justru diserentakkan dengan Pilpres 2024.

"Ingat, masyarakat yang belum memiliki hak pilih di Pileg 2019 itu jumlahnya puluhan juta dan baru punya hak pilih di Pemilu 2024. Misalnya saja masyarakat yang saat pemilu 2019 baru berumur 12 tahun dan kurang dari 17 tahun," sambungnya.

Pencapresan dengan didasarkan hasil pemilu sebelumnya juga tidak efektif karena tak semua pemilih di pemilu sebelumnya masih akan memberikan suara pada Pemilu 2024.

"Misalnya saja, masyarakat yang memberikan suaranya pada Pileg 2019 juga sudah banyak yang meninggal dunia," tandasnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Menhub Prioritas Program dan Anggaran untuk Tingkatkan Keselamatan Transportasi

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:51

DPR Yakin Potongan Aplikasi 8 Persen Bikin Driver Makin Sejahtera

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:48

Kuasa Hukum Pertanyakan Status Tersangka Raudi Akmal

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:25

Nasib Ribuan Pekerja Moker Freeport Diadukan ke Kementerian HAM

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:09

Gus Yaqut Dibantarkan ke Rumah Sakit Polri

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:58

Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Penguatan Perbatasan Indonesia di Siem Reap

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:29

Legislator Golkar Apresiasi Dividen PT Telkom Tertinggi

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:15

Connie Minta Jokowi Diadili Terkait Kebijakan IKN

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:12

Kuliner Potensi Perkuat Pariwisata di Kancah Internasional

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:53

Harta Kekayaan Menperin Agus Gumiwang Naik 23,2 Persen, Utang Nyaris Rp100 Miliar

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:51

Selengkapnya