Berita

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan/Net

Politik

Pier KCJB Salah Koordinat, LBP Ketua Proyek Harus Ikut Tanggung Jawab

KAMIS, 09 DESEMBER 2021 | 21:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ditunjuk sebagai ketua proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

Hal ini dipertanyakan oleh masyarakat, lantaran Luhut sebagai ketua proyek KCJB belum angkat bicara terkait kejadian perobohan tiang pancang (pier) di DK46, Teluk Jambe, Kabupaten Karawang.

Menanggapi hal tersebut, pengamat ekonomi Didik J Rachbini memandang Luhut memiliki peranan penting dalam kebijakan negara. Namun dia meyakini Luhut akan mencarikan solusi untuk permasalahan tersebut.


"Pak Luhut kan perdana menteri, nanti ditanyakan, nyari solusi kayak apa,” kata Didik dalam diskusi series Tanya Jawab Cak Ulung bertamakan 'Kereta Cepat Jakarta Bandung Salah Koordinat?' yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (9/12).

Namun, ekonom senior Indef ini tak begitu yakin Luhut akan melakukan audit maupun investigasi atas robohnya pancang rel Kereta Cepat Jakarta-Bandung tersebut.

"Tapi paling tidak itu kritik dari publik, dan anggota DPR juga sudah mulai diskusi ya. Tapi tetap saya tidak yakin itu diaudit dan investigasi, karena pasti tantangannya suara. Suara mayoritas nanti," katanya.

Didik juga mengaku masih ragu parlemen bisa menyelesaikan masalah robohnya tiang pancang KCJB di Karawang. Karena, mayoritas merupakan koalisi pemerintah.

"Sementara temen-temen yang di luar koalisi itu tidak banyak. Jadi walaupun itu semangat teman-teman di parlemen, saya belum yakin akan bisa. Padahal sebenarnya di parlemen itu walaupun dia koalisi tidak harus menyembunyikan masalah-masalah, justru masalah harus diselesaikan," kata Didik.

"Tugasnya kan begitu," imbuhnya menegaskan.

Terkait posisi Luhut yang selalu aman di pemerintahan, Didik menyatakan Luhut merupakan orang kepercayaan Jokowi dan tidak akan dianggap salah meskipun banyak kritik.

"Mengenai peran Pak Luhut, Pak Luhut berperan di mana saja, Pak Luhut itu kepercayaan Pak Jokowi meskipun kritikan ke dia banyak. Dia akan tetap diminta untuk menyelesaikan masalah kalau ada masalah. Tapi kan kita tau masalahnya sangat banyak, tidak hanya soal tiang pancang yang roboh itu," tukasnya.

"Tapi persoalan dari cost yang bertambah, kemudian persoalan break event-nya bisa di atas 100 tahun, masukan-masukan itu kan dari teman-teman yang ngerti ekonomi. Jadi ya nanti soal Pak Luhut saya enggak tau ya, mungkin dia nanti yang akan selesaikan nanti. Kita lihat saja." tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya