Berita

Anggota DPR RI Komisi VII, Mukhtarudin/Net

Bisnis

Krakatau Steel Cetak Laba tapi Terancam Bangkrut, Ini Catatan Komisi VII DPR

RABU, 08 DESEMBER 2021 | 11:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sebagai satu-satunya perusahaan BUMN di bidang industri baja, PT Krakatau Steel (Persero) dinilai belum sepenuhnya fokus mengembangkan bisnis inti.

Padahal selain produksi baja, PT KS juga memiliki puluhan entitas anak, entitas asosiasi, dan ventura bersama.

Menurut anggota DPR RI Komisi VII, Mukhtarudin, tujuan awal pemerintah mendirikan PT KS untuk mendukung kemandirian baja dalam negeri dengan menyediakan baja sebagai bahan baku oleh sektor hilirnya.


"Sementara pada kondisi saat ini, PT KS cenderung berkeinginan menguasai pasar dalam negeri dengan mengekspansi bisnisnya industri hilir dan sektor perdagangan, sehingga tidak terfokus pada pengembangan sektor hulu baja," kritik Mukhtarudin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/12).

PT KS dipandang gagal menciptakan kemandirian baja nasional untuk mendukung pengembangan industri besi dan baja sebagaimana anamat pemerintah saat mendirikannya.

Mukhtarudin memaparkan, PT KS hanya berfokus pada pengembangan industri besi dan baja untuk keperluan infrastruktur yang secara nilai tambahnya sangat kecil.

Sementara, pasar baja dalam negeri yang lebih advance seperti otomotif, perkapalan, alat berat, permesinan, elektronik, dan industri sejenisnya yang memiliki nilai tambah tinggi tidak dikembangkan.

Mukhtarudin melanjutkan, kegagalan lain PT KS yakni dalam melakukan investasi, pengembangan blast furnace yang telah menelan investasi sebesar Rp 8,5 triliun pada tahun 2009.

First blow in (produksi pertama) dilakukan pada pada 11 Juli 2019, namun 6 bulan kemudian, tepatnya pada tanggal 14 Desember 2019 dilakukan shutdown (penghentian proses produksi).

Kegagalan lain terlihat pada perusahaan joint venture antara PT KS dan PT Antam (Persero), Tbk, yakni PT Meratus Jaya Iron & Steel (MJIS) yang didirikan 9 Juni 2008.

"Perusahaan dengan investasi sekitar Rp 2 triliun sudah berhenti beroperasi sejak tahun 2015. Kegagalan investasi tersebut menjadi beban keuangan bagi PT KS," sambungnya.

Berdasarkan laporan keuangan PT KS yang terdaftar di BEI dengan emiten berkode KRAS, dibukukan laba bersih senilai 59,72 juta dolar AS atau setara Rp 853 miliar per akhir kuartal III 2021.

Namun bagi Mukhtarudin, laporan tersebut perlu dievaluasi lebih lanjut karena rasio utang terhadap modal (debt to equity ratio) PT KS tercatat sebesar 789,21 persen, sementara perusahaan yang sehat harus memiliki DER kurang dari 100 persen.

"Dengan DER sebesar 789,21 persen tersebut, saat ini PT KS terancam mengalami kebangkrutan," tandasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Antam dan Pegadaian Ikut Uji Keaslian 55 Keping Platinum OTT Bupati Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 | 20:16

Proses Hukum Febrie Adriansyah Wujud Ketegasan Pemerintahan Prabowo

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:54

Prabowo: Kopdes Merah Putih Akan Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:43

Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:33

Kopdes Merah Putih Siapkan Kredit Super Mikro, Bunga 8 Persen

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:03

Taruna Akmil Pahami Pemikiran Sun Tzu dan Doktrin Pertahanan Negara

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:55

Prabowo Kritik Neoliberalisme, Dorong Kembali Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:51

Kemensos Evakuasi Bocah Sukabumi yang Suka Cium Tangki Motor Warga

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:34

Prabowo Tetapkan Barang Subsidi Wajib Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:17

Karhutla Mengamuk di Jawa dan Kalimantan, 1 Warga Pingsan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:03

Selengkapnya