Berita

Perbatasan Ukraina-Belarusia/Net

Dunia

Ribut Lagi, Belarusia dan Ukraina Saling Klaim Batas Wilayah Udara

SENIN, 06 DESEMBER 2021 | 15:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ukraina menolak keras klaim yang disampaikan Belarusia, yang mengatakan bahwa pasukan Ukraina -dengan menggunakan helikopter- pada Sabtu lalu mencoba menyusup ke wilayah udara Belarusia.

Klaim itu muncul di tengah ketegangan kedua negara yang semakin meningkat.

Kementerian Pertahanan Belarusia memanggil atase militer Ukraina untuk mengajukan protes resmi atas helikopter militer Ukraina yang disebutnya terbang 1 kilometer (0,6 mil) di atas wilayah Belarus.


Protes itu ditanggapi dengan bantahan oleh Layanan Perbatasan Ukraina, mengatakan bahwa penerbangan helikopter dan pesawat tak berawak di daerah itu adalah bagian dari latihan penjagaan militer, dan upaya Ukraina untuk memperkuat perlindungan di perbatasannya, seperti dikutip dari TASS

Belarus bersikeras bahwa latihan militer Ukraina yang melibatkan 8.000 tentara itu dapat memicu ketegangan baru, ditambah dengan peristiwa 'penyusupan' helikopter, maka latihan itu telah melakukan pelanggaran dan meningkatkan potensi ancaman keamanan.

Konflik terbaru Belarusia-Ukraina ini menambah situasi panas di perbatasan, setelah sebelumnya masalah migran ilegal telah membuat Belarusia mendapat banyak kecaman dari negara-negara sekitarnya dan Eropa.

Belarusia menghadapi kecaman atas krisis migran ilegal di mana pemerintahan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko dituduh melancarkan "serangan hibrida" terhadap blok menggunakan migran putus asa sebagai pion.

Uni Eropa mengatakan Belarus menipu mereka untuk mencoba menyeberang ke anggota Uni Eropa Polandia, Lithuania dan Latvia. Pihak berwenang Belarusia telah membantah tuduhan itu dan membalas UE, menuduhnya gagal menawarkan perjalanan yang aman bagi para migran.

Hubungan antara Ukraina dan Belarus juga semakin memburuk pada saat ketegangan tinggi karena kekhawatiran Ukraina dan Barat bahwa Rusia dapat menyerang Ukraina. Pejabat Ukraina menuduh Rusia, sekutu Belarusia, dapat menggunakan wilayah Belarusia untuk melancarkan serangan ke Ukraina.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya