Berita

Dubes RI untuk Kenya Mohamad Hery Saripudin./Ist

Dunia

Dubes Hery Saripudin: Pasar Afrika Terbuka Terbuka Luas untuk Produk UMKM Indonesia

SABTU, 04 DESEMBER 2021 | 14:31 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Volume perdagangan Indonesia dan negara-negara di Afrika pada tahun 2016 sampai 2018 mengalami peningkatan signifikan hingga 224 persen. Hal ini memperlihatkan bahwa potensi perdagangan Indonesia dengan Afrika tidak bisa dipandang sebelah mata.

Pesan ini disampaikan Duta Besar Republik Indonesia untuk Kenya, Mohamad Hery Saripudin, ketika berbicara pada Forum Bisnis Insan Cita bertema “Peluang Ekspor ke Afrika” hari Jumat kemarin (3/12).

Dalam keterangan yang diterima dari KBRI Nairobi disebutkan bahwa kegiatan forum bisnis virtual tersebut dihadiri sebanyak 94 peserta yang mayoritas merupakan pelaku bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).


Juga hadir dalam kegiatan itu CEO Kareem Internasional, Isnandar, yang menyampaikan sejumlah “tips and tricks” dalam melakukan ekspor ke wilayah Afrika.

Dubes Hery mengatakan, pada 6 Oktober 2021 pihak KBRI Nairobi telah mendirikan Soko la Indonesia di lingkungan KBRI Nairobi yang menampung 2.500 contoh produk Indonesia yang dipamerkan kepada para importir potensial di Kenya.

“Kami tunggu sampel produk  dari rekan-rekan pelaku bisnis UMKM yang hadir dalam kegiatan ini untuk kami bantu promosikan melalui Soko la Indonesia,” ujar Dubes Hery menawarkan kepada para peserta yang ingin menjajaki pasar Afrika.

Seorang pendakwah yang pernah mengunjungi Kenya, Nasrullah Saidi, dalam kesempatan itu mengatakan, peluang bumbu-bumbu masakan atau industri kuliner di Afrika sangat besar.

“Selama empat bulan di Kenya saya juga memperkenalkan masakan Padang kepada masyarakat Kenya dan mereka menyukainya. Bumbu di Kenya masih sangat terbatas, sehingga kemungkinan masih sangat terbuka,” ujarnya.

Dari respon para pengusaha Kenya yang mendatangi Soko la Indonesia untuk melihat dan mencoba contoh produk asal Indonesia, diperoleh insight bahwa selain bumbu, produk yang memiliki potensi untuk diekspor ke Kenya di antaranya adalah makanan ringan, kerajinan tangan, furnitur, dan kopi.

“Pada dasarnya, pengiriman sampel produk Indonesia ke Kenya adalah gotong royong”, jelas Isnandar.

“Kami membantu pengiriman sampel produk bagi para pelaku bisnis UMKM Indonesia untuk meringankan biaya pengiriman,” jelasnya saat menanggapi respon peserta forum yang antusias untuk mengirimkan sampel produknya agar dapat dipamerkan di Kenya.

Selain mempromosikan produk Indonesia melalui Soko la Indonesia, Dubes Hery juga mengatakan, KBRI Nairobi terus berupaya mengajak empat negara akreditasi, yakni Kenya, Uganda, Somalia, dan RD Kongo, untuk memulai pembahasan mengenai pembentukan Preferential Trade Arrangements (PTA) yang dimaksudkan untuk memberikan fasilitasi dan kemudahan kepada para pelaku bisnis dari kedua negara

“Saya sudah menyampaikan draft usulan Indonesia mengenai Preferential Trade Arrangements (PTA) kepada empat negara akreditasi. Semoga pembahasan awalnya dapat dilaksanakan segera,” ujar Dubes Hery.

Forum bisnis dari Insan Cita ini diharapkan dapat meningkatkan minat para pelaku bisnis UMKM Indonesia untuk melakukan ekspor ke wilayah Afrika, khususnya Kenya yang merupakan gerbang masuknya barang-barang impor ke negara-negara lain di Kawasan Afrika Timur.

“Jika ada kemauan, pasti ada jalan. Saya harap melalui forum Insan Cita, akan terbentuk mekanisme konkrit ke depannya dalam mendorong masuknya produk Indonesia ke wilayah Afrika. KBRI Nairobi siap menampung produk-produk Indonesia untuk dipasarkan melalui Soko la Indonesia,” demikian Dubes Hery.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya