Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Net

Presisi

Kapolri Ingin Jajaran Ubah Kultur dan Budaya Organisasi

SABTU, 04 DESEMBER 2021 | 01:02 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dalam pengarahannya pada pembekalan Apel Kasatwil di Bali, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginginkan seluruh personel Polri merubah kultur dan budaya organisasi, dengan tujuan agar Polri semakin dipercaya dan dekat dengan masyarakat.

“Kultur dan budaya organisasi gimana kita tanamkan nilai baik untuk dibiasakan. Sehingga itu menjadi perilaku keseharian itu menjadi suatu modal keutamaan tanpa kita sadar. Kalau ini bisa kita lakukan maka risiko untuk lakukan pelanggaran akan berkurang,” kata Kapolri di Bali, Jumat (3/12).

Misalnya, dimulai dari hal-hal kecil seperti menyebrangkan anak-anak kecil, orang tua hingga mendorong mobil. Personel, kata Kapolri harus memiliki insting sosial yang tinggi dan hal ini perlu dilatih


“Memang sprtinya kok narsis begitu, tapi kita harus latih hal itu sehngga kemudian jadi kebiasaan, dan kebiasaan ini jadi tertanam di dalam mindset  perilaku sehari-hari ini akan mengubah budaya perilaku baik perorangan dan tentunya apabila dilakukan secara menyeluruh berdamapak pada organisasi,” beber Kapolri.

Mantan Kapolda Banten ini mengakui memang cukup sulit untuk merubah kultur dan budaya ini, namun jika hal tersebut dapat terwujud, maka Polri semakin dicintai dan dekat dengan masyarakat.

“Ini adalah hal yang mungkin paling sulit. Karena memang dimana kita harus mampu mengubah dari zona nyaman namun disisi lain ini harus kita lakukan. Apabila kita ingin organissi kita jadi baik, apabila kita ingin anggota kita baik, tanamkan budaya untuk berbuat baik,” pungkas Kapolri.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya