Berita

Presiden Joko Widodo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Net

Politik

Termasuk Sri Mulyani, Ini Daftar Menteri yang Berpeluang Dicopot Jokowi

JUMAT, 03 DESEMBER 2021 | 19:13 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjadi salah satu menteri kabinet yang berpeluang dicopot oleh Presiden Joko Widodo pada agenda reshuffle kabinet yang diisukan terjadi pada Rabu Pon atau pada 8 Desember 2021.

"Karena kebijakannya membuat kelembagaan negara lainnya, dalam hal ini MPR yang di dalamnya berasal dari DPR dan DPD berang anggarannya dipangkas," ujar Direktur Pusat Riset Politik Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (3/12).

Selain itu, Saiful juga membeberkan beberapa menteri lainnya yang berpeluang akan dicopot oleh Jokowi yaitu Menteri ESDM Arifin Tasrif, karena hampir tidak ada gebrakan yang berarti bahkan cenderung seperti diam saja tidak ada hal-hal yang siginifikan dilakukannya.


Selanjutnya adalah Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Luthfi, yang juga berpotensi diganti karena perdagangan di masa pandemi tidak kunjung signifikan perkembangannya.

"Padahal potensi ekonomi melalui perdagangan di masa pandemi justru dapat dioptimalkan misalnya terkait dengan perdagangan di bidang sandang dan pangan," kata Saiful.

Selain itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi juga masuk prediksi Saiful. Karena, menteri ini seperti tidak pernah muncul ke permukaan, padahal aktifitas perhubungan di masa pandemi juga perlu dipikirkan.

"Kemudian Menaker (Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah) juga berpotensi untuk dilakukan pergantian, karna UU Cipta Kerja mendapat banyak perlawanan dan kecaman. Apalagi pasca putusan MK dan penentuan UMR ringan yang seakan menghilang tidak memberikan penjelasan kepada publik," jelas Saiful.

Lalu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, dia anggap tidak pernah kelihatan program-program yang dapat menyentuh masyarakat pedesaan, apalagi di masa pandemi sangat butuh dukungan kementerian tersebut yang seperti tidak pernah muncul dipermukaan.

"Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) Teten Masduki juga. Di mana justru banyak koperasi yang berguguran di masa pandemi, harusnya koperasi menjadi tulang punggung masyarakat dimasa sulit seperti pandemi saat ini," terang Saiful.

Nama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA), Bintang Puspayoga, dinilai Saiful patut diganti. Karena dia jarang memberikan statement di muka publik, padahal kehadirannya sangat dibutuhkan di tengah banyaknya hak-hak anak dan perempuan yang belum signifikan untuk mendapat perlindungan.

"Juga yang terkait banyak persoalan agraria dan pertanahan yang juga belum signifikan penyelesaian di lapangan, sehingga bukan tidak mungkin Sofyan Djalil juga akan dilakukan pencopotan oleh Jokowi," pungkas Saiful.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya