Berita

Pengamat politik Ujang Komarudin dalam Tanya Jawab Cak Ulung yang digelar Kantor Berita Politik RMOL/RMOL

Politik

Ujang Komarudin: Reuni 212 Gerakan Mempertahankan Eksistensi "Oposisi"

KAMIS, 02 DESEMBER 2021 | 14:33 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Reuni 212 yang tetap digelar hari ini di Jakarta Pusat merupakan ajang pembuktian konsistensi kelompok 212 yang memiliki jejak politik di Tanah Air.

Menurut pengamat politik Ujang Komarudin, hal tersebut tak lepas dari jejak pembentukan 212 yang awalnya terbentuk untuk memenjarakan Basuki Tjahaja Purnama saat tersandung kasus penistaan agama.

"Organisasi yang memiliki basis massa besar, pendukungnya banyak, tentu ingin membuktikan eksistensinya di mata publik. Inilah yang ingin dipertahankan gerakan 212," kata Ujang Komarudin dalam diskusi Tanya Jawab Cak Ulung bertajuk 'Politik Reuni 212', Kamis (2/12).


Ujang sendiri mengakui telah lama mengamati gerakan 212 sejak dikomandoi Habib Rizieq Shihab 2016 silam.

Baginya, aksi 212 bukanlah gerakan massa yang biasa. Hal itu terlihat dari besarnya massa hingga dinamika yang terjadi selama perjalanan 212 hingga kini.

"Ini bukan gerakan biasa, tadi (Reuni 212) ada laporan (aspirasi) turunkan Jokowi. Secara historis, (212) bagian dari pihak dalam tanda kutip oposisi bagi pemerintah. Walaupun kita tidak mengenal opsisi di jalanan," tandasnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Transaksi Jakarta Melonjak Triliunan Selama Ramadan

Minggu, 22 Maret 2026 | 08:18

Pengiriman Pasukan ke Gaza Harus Lewat Mekanisme PBB

Minggu, 22 Maret 2026 | 07:51

Lapangan Banteng Disiapkan Jadi Lokasi Halalbihalal Warga Jakarta

Minggu, 22 Maret 2026 | 07:09

Ekspor Ikan RI dari Januari Hingga Lebaran 2026 Capai Rp16,7 Triliun

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:51

Mengulas Kisah Leluhur Nabi Muhammad

Minggu, 22 Maret 2026 | 06:27

Gema Takbir Idulfitri Ubah Nuansa Angker Lawang Sewu

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:59

TNI dan Gapoktan Songsong Asta Cita Lewat Panen Raya di Merauke

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:45

Kerajaan Nusantara dan Cadangan Devisa Emas

Minggu, 22 Maret 2026 | 05:17

Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi Nasional 2026

Minggu, 22 Maret 2026 | 04:58

Darurat Keselamatan Maritim

Minggu, 22 Maret 2026 | 04:28

Selengkapnya