Berita

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno/Net

Politik

Ibarat Pacaran, Koalisi Gerindra-PDIP pada 2024 Hanya Tunggu Janur Kuning Melengkung

KAMIS, 02 DESEMBER 2021 | 08:50 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Peluang menduetkan Prabowo Subianto dengan Puan Maharani masih ditimbang-timbang Partai Gerindra. Mereka masih ingin melihat perkembangan melaui sejumlah hasil survei sebelum akhirnya menentukan pasangan calon yang akan diusung.

Terlebih, masih ada nama-nama lain yang berpotensi diusung Gerindra dalam konstetasi Pemilihan Presiden 2024. Sebut saja Sandiaga Uno dan Ganjar Pranowo yang punya elektabilitas cukup tinggi berdasarkan hasil sejumlah lembaga survei.

"Sepertinya Gerindra akan melihat dinamika politik ke depan. Salah satu parameternya temuan survei politik yang jadi rujukan," ujar Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, Rabu (1/12).


"Ini artinya, pasangan Prabowo-Puan belum bisa dikunci dari sekarang, karena masih ada pertimbangan dinamika survei. Masih ada kemungkinan lain yang bisa berubah," sambungnya.

Menurut analisis Adi, Gerindra sudah membaca kemungkinan yang terjadi jika Prabowo dipasangkan dengan Puan Maharani. Bahkan bisa jadi Gerindra mungkin meyakini pasangan Prabowo-Puan bisa kalah jika dilawankan dengan nama-nama yang populer.

"Tapi Prabowo-Puan menang jika berhadapan nama-nama yang tak populer tapi memaksakan diri maju. Di sinilah letak pentingnya survei dalam melihat ke depan. Karena itu, maju tidaknya Prabowo-Puan sangat tergantung siapa lawan yang akan dihadapi," paparnya.

Meski demikian, Gerindra bukan meragukan Prabowo-Puan. Namun, lanjut Adi, Gerindra menyadari masih banyak terbuka pasangan lainnya yang lebih kuat untuk dipasangkan, seperti Ganjar Pranowo dan Sandiaga Uno.

"Persisnya melihat perkembangan dinamika politik seperti apa. Terutama soal siapa lawan yang akan dihadapi Prabowo-Puan. Kalau lawannya kuat mungkin saja skenario Prabowo-Puan berubah, misalnya PDIP-Gerindra memajukan Ganjar-Sandi. Opsi ini masih terbuka pergerakan politik begitu dinamis. Tapi sebaliknya kalau lawan Prabowo-Puan lemah duet ini sepertinya bakal terwujud," terangnya.

"Karena itulah, duet Prabowo-Puan tak bisa dikunci saat ini karena masih melihat berbagai kejutan politik yang datang dari berbagai penjuru mata angin," lanjutnya.

Secara khusus, Adi menegaskan kondisi yang terjadi saat ini tak akan mempengaruhi potensi Gerindra untuk berkoalisi dengan PDIP pada 2024. Kedua partai hanya tinggal mencari pasangan yang tepat untuk dijadikan jagoan.

"Kalau melihat kecenderungan saat ini hampir bisa dipastikan PDIP-Gerindra bakal koalisi. Ibarat orang pacaran dua partai ini sudah saling cocok. Tapi sebelum ada janur kuning melengkung apapun bisa terjadi. Ini yang sepertinya membuat Muzani mengeluarkan pernyataan perlu lihat-lihat hasil banyak survei," tandas Adi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya