Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pemuda AS: Demokrasi Amerika Sedang Tidak Baik-baik Saja, Ada Kemungkinan Perang Saudara

KAMIS, 02 DESEMBER 2021 | 07:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Selama ini Amerika Serikat dikenal sebagai salah satu negara yang paling menjunjung demokrasi. Namun, sebuah survei yang baru-baru ini dilakukan Institute of Politics di Harvard Kennedy School mengungkap hasil mengejutkan.

Dalam survei nasional, yang dilakukan terhadap orang Amerika berusia 18 hingga 29 tahun, menunjukkan lebih dari separuh responden percaya bahwa demokrasi AS telah "gagal" atau "dalam masalah". Bahkan,  sebagian besar juga melihat adanya potensi perang saudara.

Survei yang dirilis pada Rabu (1/12) itu mengungkapkan bahwa dari 52 persen responden yang disurvei mengatakan mereka telah kehilangan kepercayaan pada sistem demokrasi Amerika, 39 persen menggambarkan demokrasi negara itu sedang dalam masalah, sementara 13 persen responden lainnya menyebut demokrasi Amerika telah gagal.


RT dalam laporannya pada Rabu (1/12) mengatakan, dari lebih dari 2.100 anak muda Amerika yang disurvei untuk jajak pendapat, hanya 7 persen yang mengatakan bahwa mereka percaya AS adalah sebuah negara dengan demokrasi yang sehat, sementara 27 persen lainnya menganggapnya sebagai demokrasi yang setengah-setengah.

Dalam temuan jajak pendapat yang mungkin paling mengejutkan, 35 persen anak muda Amerika yang disurvei mengatakan mereka melihat potensi perang saudara kedua dalam hidup mereka, sementara seperempat dari mereka yang disurvei percaya bahwa mereka bisa melihat negara bagian AS memisahkan diri dalam hidup mereka.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya