Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan/Net

Presisi

Ungkap Kasus Penembakan di Tol Jorr, Polda Metro: Tak Ada yang Ditutupi

KAMIS, 02 DESEMBER 2021 | 03:59 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Meskipun pelaku penembakan di exit tol Jorr, Bintaro merupakan anggota kepolisian, namun Polda Metro Jaya akan menanganinya dengan profesional dan transparan.

Diketahui, pelaku penembakan yang menewaskan seorang pengendara berinisial PP merupakan anggota Satuan Polisi Patroli Jalan Raya (PJR), Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ipda OS.

“Kami akan terapkan hukum adil bagi semua pihak. Artinya pihak korban dan pelaku kami akan terapkan hukum yang berlaku. Jadi Polda Metro Jaya akan tindak kasus secara transparan. Tak ada yang ditutupi dan profesional," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (1/12).


Hingga saat ini, pihak kepolisian belum mengetahui motif dua korban inisial PP dan MA mengikuti pelapor O. Hal ini lantaran salah seorang korban, MA masih dirawat intensif di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Sebelumnya, sebanyak dua orang menjadi korban penembakan di Exit Tol Bintaro Jakarta Selatan pada Jumat (26/11) sekitar pukul 19.00 WIB.

PP, salah seorang korban meninggal dunia akibat luka tembak yang dialaminya.

Dari informasi yang dihimpun redaksi, latar belakang penembakan ini bermula dari perselingkuhan pria O dengan perempuan bersuami yang kabarnya baru 1 bulan menikah.

Saat itu, O dibuntuti oleh MA dan PP usai check in di sebuah hotel yang berlokasi di kawasan industri Sentul, Jalan Alternatif Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Hotel tersebut dikenal sebagai hotel transit yang bisa disewa perjam dengan super privasi.

Pengakuan istri korban PP yang tewas tertembak. Suaminya saat itu sedang membuntuti seseorang terkait kasus pejabat yang disebut - sebut membawa istri orang.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya