Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani/Net

Politik

Diungkap Wakil Ketua MPR, Ternyata Menkeu Sri Mulyani Dimusuhi Menteri di Kabinet

RABU, 01 DESEMBER 2021 | 05:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad tak bisa menutupi kekesalan dan kekecewaan terhadap Menteri Keuangan Sri Mulyani lantaran ingkar janji mengenai dukungan sosialisasi empat pilar yang merupakan program dari MPR RI. Pasalnya, Sri Mulyani kerap memangkas anggaran MPR RI.

Fadel menegaskan bahwa, permintaan pencopotan Sri Mulyani tidak datang dari MPR RI semata, melainkan banyak kalangan masyarakat yang juga kecewa dengan kinerja menteri keuangan dua periode tersebut.

"Kita juga punya tugas yang lain di masyarakat tetapi teman-teman semuanya tadi bersepakat meminta saya untuk menyampaikan hal ini dan kami pimpinan MPR bertanggung jawab terhadap pernyataan yang saya sampaikan ini. Bapak Bambang juga mengatakan tadi di sampaikan Pak Fadli kepada media nanti kita tanggung jawab bersama-sama. Jadi kita merasa kecewa, dengan berbagai sikap,” tegas Fadel kepada wartawan, Selasa (30/11).


Fadel menambahkan bahwa kebijakan dan program Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam menstabilkan keuangan negara, juga tidak terlalu bagus. Sehingga desakan untuk mencopot Sri Mulyani dari jabatannya merupakan hal yang perlu dipertimbangan oleh Presiden Joko WIdodo.

"Di lain pihak tak disampaikan oleh teman-teman dari partai-partai disitu kita melihat berbagai kebijakan keuangan yang tidak perlu saya sampaikan di sini panjang lebar juga tidak bagus,” ucapnya.

Selain itu, kata Fadel, dia juga mendapatkan banyak laporan dari para menteri yang mengeluhkan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam mengelola keuangan negara.

"Ada beberapa teman-teman juga menyampaikan konflik, konflik antara menteri dengan menteri keuangan sangat tajam di kabinet saat ini. Mereka semua menyampaikan dan semua yang hadir disitu pimpinan-pimpinan partai politik. Hanya ini kita minta agar presiden memberhentikan mencopot menteri keuangan karena tidak cakap dalam mengatur kebijakan pemerintahan yang ada,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya