Berita

Ketua DPD PSI Kota Bandung, Yoel Yosafat/RMOLJabar

Politik

Targetkan 12 Kursi di 2024, PSI Kota Bandung Fokus Gaet Milenial

SELASA, 30 NOVEMBER 2021 | 10:32 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bandung optimistis bakal meraih 12 kursi pada Pemilihan Legislatif  (Pileg) 2024. Dengan kekuatan yang dimiliki, PSI Kota Bandung yakin bisa meraih 2 kursi dari 6 Daerah Pemilihan (dapil) di Kota Bandung.

"Di Kota Bandung kita ada tiga kursi sekarang. Kita pasang target satu dapil dapat dua, minimal satu dapil satu kursi," kata Ketua DPD PSI Kota Bandung, Yoel Yosafat saat dihubungi Kantor Berita RMOLJabar, Senin (29/11).

Untuk menunjang target tersebut, PSI akan membuka rekruitmen kepada masyarakat yang ingin bergabung. Menurutnya, dipastikan tidak akan ada mahar bagi masyarakat yang ingin bergabung ke PSI.


"Kita mau rekruitmen anggota secara terbuka, jadi tiap orang terbuka tanpa mahar, orang bisa membuktikan kalau dia layak. Kita mau cari orang-orang terbaik untuk maju berkompetisi 2024," ungkapnya.

Yoel menuturkan, potensi kantung suara dari kalangan pemilih pemula (milenial) akan menjadi salah satu prioritas. Sehingga, PSI Kota Bandung terus berupaya untuk menjaring kalangan milenial untuk bergabung ke PSI.

Apalagi, lanjut dia, milenial di Kota Bandung memiliki kualitas yang mumpuni.

"Angka pasar milenial besar banget, strategi kita adalah aktif bersama mereka lebih sering. Kita libatkan mereka dalam pengambilan keputusan. Kalau sekarang kita adakan magang, lalu diskusi penyelesaian masalah kota Bandung," tuturnya.

"Bandung potensinya besar, anak-anaknya pintar, urbannya juga kreatif," tambahnya.

Di sisi lain, lanjut Yoel, pihaknya saat ini belum berkonsentrasi pada bursa calon Walikota Bandung.

"Secara resmi kita belum ada, tapi secara internal ada beberapa orang yang kita diskusikan. Yang pasti kita ingin cari walikota yang punya inovasi, hal-hal nyata untuk perubahan," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya