Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Serang Kamp Pengungsi, Militan Kongo Tembak Mati 20 Orang

SELASA, 30 NOVEMBER 2021 | 07:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setidaknya 20 orang pengungsi tewas dibunuh sekelompok pria bersenjata yang menyerang kamp di timur laut Republik Demokratik Kongo.

Peristiwa penyerangan yang terjadi pada Minggu (28/11) itu dikonfirmasi kepala lokal dan kelompok hak-hak sipil pada Senin (29/11) waktu setempat.

Mereka menyalahkan serangan terhadap milisi CODECO, yang telah menewaskan ratusan warga sipil di provinsi Ituri Kongo dan memaksa ribuan orang meninggalkan rumah mereka dalam beberapa tahun terakhir.


Juru bicara militer Jules Ngongo Tshikudi membenarkan serangan pada hari Minggu di dekat desa Drodro, tetapi tidak menyebutkan jumlah korban tewas.

Kepala pemerintahan lokal Pilo Mulindro Willy mengatakan 20 orang tewas, sementara presiden kelompok hak-hak sipil Charite Banza menyebutkan jumlah korban 22 orang.

"Ini adalah serangan ketiga oleh para penjahat ini terhadap tempat-tempat pengungsian dalam waktu seminggu di bagian negara ini, menyebabkan lebih dari 50 kematian dan kerusakan material yang sangat besar," kata Banza, seperti dikutip dari Reuters.

Para pejuang CODECO sebagian besar berasal dari komunitas petani Lendu, yang telah lama berkonflik dengan para penggembala Hema.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya