Berita

Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Aceh, Azwar A Gani/Ist

Politik

Jelang Muktamar NU, Kader Ansor Aceh Diminta Waspadai Politik Belah Bambu

SENIN, 29 NOVEMBER 2021 | 17:08 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Praktik politik belah bambu jadi hal yang diwaspadai Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Aceh, Azwar A Gani, menjelang berlangsungnya Muktamar ke-34 Nadhlatul Ulama di Lampung. Secara khusus Azwar meminta kader mewaspadai praktik politik tidak sehat itu karena bisa menuai perpecahan antarsesama.

"Untuk menyikapi keadaan menjelang Muktamar NU, saya ingatkan bahwa untuk kader Ansor dan Banser di Aceh mewaspadai tindakan provokasi yang mengarah kepada perpecahan dan pertikaian di internal lembaga NU," kata Azwar, dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita RMOLAceh, Senin (29/11).

Menurut Azwar, adanya demontrasi yang dilakukan sekelompok orang bayaran di kantor PBNU untuk memprotes surat yang dikeluarkan oleh Rais Aam PBNU, KH Miftahul Akhyar yang meminta agar Muktamar PBNU dipercepat menjadi 17 Desember 2021 adalah tanda-tanda praktik politik belah bambu.


"Aksi demontrasi tersebut adalah pintu masuk bagi kelompok kepentingan untuk melawan otoritas tertinggi di NU yang diisi oleh ulama-ulama sepuh," jelas Azwar.

Azwar pun mengutuk kejadian tersebut yang menghina Rais Aam PBNU.

Di samping itu, ia mengajak seluruh kader Ansor dan Banser untuk merapatkan barisan dan mengamankan keputusan ulama sepuh NU.

"GP Ansor di Aceh mempunyai 14 pimpinan cabang definitif dan sembilan cabang persiapan dengan jumlah kader seribu orang yang tersebar di 23 Kabupaten atau Kota," terang Azwar.

Lebih lanjut, dijelaskan Azwar, pihaknya mempunyai kekuatan untuk mengawal seluruh proses dan persiapan Muktamar NU ke depan. GP Ansor, kata Azwar, akan tetap bersinergi dengan PC NU se-Aceh untuk selalu menciptakan kondisi positif dan kondusif  menjelang hajatan besar NU.

Untuk itu, Azwar mengimbau kepada seluruh kader Ansor, khususnya di Aceh, untuk tidak ikut terbawa arus cipta kondisi ini.

“Kader Ansor Aceh dan Pimpinan Cabang kami minta untuk tetap satu komando dan taat pada sumpah setia sesuai dengan arahan PW Ansor Aceh," tandas dia.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya