Berita

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo/Net

Presisi

Polri: Seluruh Tempat Wisata Diterapkan Ganjil Genap saat Nataru

SABTU, 27 NOVEMBER 2021 | 04:05 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar Polri bersama Menko PMK, Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, TNI, BKKBN, dan Kepala Staf Kepresidenan, di Mabes Polri, Jumat (26/11) diputuskan bahwa seluruh tempat wisata akan diberlakukan kebijakan ganji genap.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menuturkan, kebijakan tersebut guna menghindari potensi lonjakan Covid-19 saat perayaan libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, adapun dasar kebijakannya yakni Instruksi Mendagri (Inmendagri) No 62/2021.

“Seluruh tempat wisata diberlakukan ganjil genap dan dipasang PeduliLindungi. Kapasitas juga dibatasi 50 persen. Kemudian ada larangan untuk pesta perayaan," kata Dedi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/11).


Dedi melanjutkan, dalam rapat juga dibahas soal pengaturan cuti periode libur Natal. Dedi mengungkapkan, selanjutnya pengaturan tentang mobilitas masyarakat. Nanti akan ada pengawasan di posko gabungan Satpol PP, TNI dan Polri.

Menurutnya, di setiap pintu tol dan jalur akses perbatasan antar-wilayah akan dibangun pos pelayanan atau cek poin. Nanti setiap masyarakat yang bepergian akan dicek apakah telah memiliki surat izin keluar masuk (SIKM).

"Kalau misalnya belum, nanti akan dilakukan swab antigen, kalau misalnya dia nanti positif akan ditindaklanjuti PCR, kalau positif akan dibawa ke tempat isolasi. Kalau SIKM ada, maka silakan melanjutkan perjalanan," katanya.

Posko PPKM di tempat yang dituju, juga akan melihat dan mengontrol SIKM itu, termasuk meminta masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya