Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani/Repro

Politik

Pengamat: Anies-Puan Paket Komplet tapi Pendukungnya Masih Seperti Minyak dan Air

JUMAT, 26 NOVEMBER 2021 | 10:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menduetkan Anies Baswedan dan Puan Maharani pada Pilpres 2024 dinilai memiliki sisi positif dan negatif.

Positifnya, duet Anies dan Puan bisa terjadi tanpa dukungan partai politik lain karena PDIP berstatus sebagai pemenang Pemilu 2019 dan telah memenuhi ambang batas pencalonan presiden.

"Dengan begitu, Anies tidak perlu lagi mencari partai politik untuk mengusungnya," kata pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga dalam keterangannya di Jakarta, Jumat siang (26/11).


Pasangan Anies-Puan juga kombinasi religius dan nasionalis, sehingga dapat mengakomodir calon pemilih. Suka tidak suka, religius dan nasionalis merupakan cermin masyarakat Indonesia.

Selain itu, duet Anies dan Puan akan diusung partai politik yang kadernya militan. Hal ini menggaransi pasangan Anies-Puan didukung mesin politik yang solid.

"Minusnya, duet Anies dan Puan didukung oleh kekuatan yang  berbeda. Pada umumnya, pendukung Anies tidak menyukai Puan dan PDIP. Sebaliknya, pendukung Puan dan kader PDIP tidak menyukai Anies," tuturnya.

"Jadi pendukung Anies dan Puan seperti minyak dan air, sehingga sulit untuk bersatu. Pendukung bukan menyatu untuk membesarkan duet Anies-Puan, tapi justru berpeluang saling meniadakan," demikian Jamiluddin.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya