Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Banyak Ruang Kelas yang Kosong ketika Belanda Mencatat Lonjakan Angka Kasus Covid-19

KAMIS, 25 NOVEMBER 2021 | 13:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tidak ada yang berbeda di sekolah-sekolah di Belanda. Kelas masih sama rapih, bersih, dan dilengkapi dengan perlengkapan belajar mengajar. Yang berbeda adalah, kelas itu menjadi kosong. Tidak ada lagi murid yang biasanya memenuhi ruang-ruang kelas.

Belanda telah menutup sekolah saat kasus Covid di negara itu mengalami lonjakan tinggi. Murid disarankan mengikuti pelajaran dari rumah, sementara para staf sekolah bergantian hadir di kelas untuk memberikan pelajaran daring.

Kondisi belajar online mungkin tidak terlalu banyak disukai anak-anak dan guru. Masing-masing harus bersiap dengan koneksi internet, serta suasana belajar yang jauh berbeda dengan ketika mereka berada di kelas.


Belanda tidak sendiri. Banyak negara-negara yang menutup sekolah mereka ketika angka kasus belum benar-benar turun.

"Kami harus bersiap dengan pengajaran online. Pelajaran online tentu tidak sama dengan pembelajaran tatap muka. Tetapi situasi ini harus kami hadapi demi untuk menjaga anak-anak dari penularan virus," ujar salah seorang staf di sekolah Sint-Laurentius di Breda, di selatan negara itu, seperti dikutip dari AFP.

Kasus Covid mulai banyak menimpa anak-anak saat ini. Antara 7 persen hingga 8 persen siswa secara resmi dinyatakan positif, meskipun banyak yang percaya jumlah itu lebih tinggu dari yang sebenarnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya