Berita

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD bersama jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Kantor Menko Pollhukam, Jakarta/Repro

Politik

Mahfud MD Klaim Pemerintah Tidak Pernah Ungkap Identitas Ulama Terduga Teroris

SENIN, 22 NOVEMBER 2021 | 21:34 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kegaduhan penangkapan tiga terduga teroris yang dikait-kaitkan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dipastikan tidak dibuat secara sengaja oleh pemerintah maupun aparat hukum.

Hal tersebut ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD usai bertemu jajaran pengurus MUI di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (22/11).

"Aparat hukum, Densus 88 tidak pernah mengumumkan dan mengatakan yang bersangkutan (terduga teroris) adalah pengurus MUI, tidak pernah. Masyarakat dan medialah yang membuka identitas,(terduga sebagai) pengurus MUI bidang fatwa," kata Mahfud MD.

Mahfud juga menegaskan, penangkapan terduga teroris juga tidak dilakukan di Kantor MUI Jakarta seperti kabar yang sempat beredar.

"Penangkapan juga tidak terkait dengan urusan MUI karena tidak ada hubungan teroris dengan MUI," sambungnya.

Di sisi lain, pemerintah belum bisa menjelaskan secara rinci terkait detail beserta bukti-bukti dalam penangkapan oleh Densus 88 Antiteror beberapa waktu lalu itu.

"Pemerintah tidak boleh menjawab sekarang, tentang bukti dan alat bukti proses penyelidikan dan penyidikan karena akan mengacaukan proses hukum yang sedang berjalan. Ini sesuai dengan UU 5/2018 tentang pemberantasan tindak terorisme," tandasnya.

Populer

Otto Hasibuan: Pertamina Menang Gugatan Rp 1,5 T dan 23 Juta Dolar AS Kasus Tumpahan Minyak Teluk Balikpapan

Sabtu, 22 Januari 2022 | 12:57

Geruduk DPRD Jabar, Emak-emak Bentangkan Spanduk “Kaesang-Gibran Gate Harus Tuntas, Jika Tidak Jokowi Mundur”

Senin, 24 Januari 2022 | 13:31

Ketua Umum HMI: Pelaporan Balik Terhadap Ubedilah Badrun Adalah Tindakan Salah Kaprah dan Bodoh

Minggu, 16 Januari 2022 | 07:17

Rizal Ramli: Pakde Jokowi, Tolong Jelaskan Siapa Akan Tinggal di Ibu Kota Negara Baru?

Senin, 17 Januari 2022 | 22:04

Soal Deklarasi Prabowo-Jokowi, Pengamat: Jika Maju Cawapres, Makin Kuat Jokowi Beda Kelas dengan SBY

Sabtu, 15 Januari 2022 | 17:54

Pesan untuk Ubedilah Badrun, Adhie Massardi: Bersiaplah Hadapi Segala Hal yang Tidak Masuk Akal Sekalipun

Minggu, 16 Januari 2022 | 06:55

Dosen UAI: Pelaporan Ubedilah Badrun Sepertinya untuk Menekan agar Cabut Laporan

Senin, 17 Januari 2022 | 08:27

UPDATE

Jadwal Pemilu 2024 Ditetapkan, PDIP dan Golkar Sumsel Siap-siap Tancap Gas

Selasa, 25 Januari 2022 | 09:36

FDA Thailand Soal RUU Legalisasi Ganja: Boleh Tanam di Rumah Tapi Ada Syaratnya

Selasa, 25 Januari 2022 | 09:32

Mahyudin Berharap Orang Kalimantan Ditunjuk Jadi Nakhoda Ibukota Baru

Selasa, 25 Januari 2022 | 09:29

Gegara Omicron, Korsel Pecahkan Rekor Tertinggi Kasus Harian Covid-19

Selasa, 25 Januari 2022 | 09:29

Soal Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat, Politikus Nasdem: Harus Dibongkar Tuntas!

Selasa, 25 Januari 2022 | 09:18

Usai Persoalan Hak Cipta, Bendera Aborigin Bebas Dikibarkan di Australia

Selasa, 25 Januari 2022 | 09:13

Pandemi Jauh dari Usai, WHO: Jangan Anggap Omicron Akhir dari Permainan

Selasa, 25 Januari 2022 | 08:58

Penuhi Janji Politiknya, Bupati Jember Mulai Perbaiki Warisan Jalan Rusak Hampir 1.000 Km

Selasa, 25 Januari 2022 | 08:57

Profesor dari Unpad Berharap Indonesia Bisa Kembangkan Produk Asuransi Bencana Gunung Api

Selasa, 25 Januari 2022 | 08:57

Merusak Citra DPR, Kok Azis Syamsuddin Cuma Dituntut 4 Tahun 2 Bulan Bui?

Selasa, 25 Januari 2022 | 08:50

Selengkapnya