Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Catat Rekor 65 Ribu Kasus Sehari, Jerman "Lockdown" Warga yang Enggan Divaksin

JUMAT, 19 NOVEMBER 2021 | 08:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jerman menjadi titik panas baru untuk Covid-19, dengan kasus harian mencapai lebih dari 65 ribu. Itu juga merupakan rekor tertinggi kasus Covid-19 di Jerman sejak dilanda pandemi.

Pada Kamis (18/11), Jerman mencatat lebih dari 65 ribu kasus Covid-19 selama 24 jam terakhir. Pejabat kesehatan bahkan memperingatkan angka tersebut dapat berlipat ganda.

Kanselir Angela Merkel menyebut situasi Covid-19 di Jerman dramatis, terlebih hal itu juga menekan hunian unit perawatan intensif.


"Kita perlu segera mengerem kenaikan eksponensial dalam kasus dan hunian unit perawatan intensif," ujar Merkel, seperti dikutip BBC.

Upaya yang dilakukan oleh pemerintahan Merkel adalah memperketat pembatasan bagi orang-orang yang belum divaksinasi.

Merkel dan para pemimpin dari 16 negara bagian sepakat untuk memberlakukan pembatasan bagi orang yang tidak divaksinasi di daerah dengan penerimaan rumah sakit melebihi ambang batas yang ditetapkan.

Aturan tersebut disebut dengan 2G, yang berarti hanya mengizinkan mobilitas bebas bagi gen geimpft oder yang berarti orang yang telah "divaksinasi atau dipulihkan".

Nantinya, di daerah dengan tingkat rawat inap lebih dari tiga pasien Covid per 100 ribu orang selama tujuh hari terakhir, hanya yang divaksinasi dan mereka yang telah pulih dari virus yang akan diizinkan untuk mengakses ruang publik seperti acara olahraga, pertunjukan budaya, dan restoran.

Daerah dengan tingkat rawat inap lebih dari enam harus menerapkan aturan "2G plus", yang mengharuskan orang untuk diuji serta divaksinasi, dan daerah dengan tingkat lebih dari sembilan harus menerapkan tindakan lebih lanjut, seperti pembatasan kontak. .

Jerman sendiri baru memvaksinasi 68 persen penduduknya, yang terbilang rendah jika dibandingkan negara-negara di wilayah Eropa.

Jerman bukan negara Eropa pertama yang memberlakukan pembatasan pada orang yang belum divaksinasi Covid-19.

Baik Republik Ceko dan Slovakia telah mengumumkan pembatasan yang lebih ketat untuk orang yang tidak divaksinasi, dalam upaya untuk mendorong penyerapan vaksin.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya