Berita

Presiden Nikaragua, Daniel Ortega/Net

Dunia

Sengketa Pemilu Berlarut-larut, Nikaragua Didesak Keluar dari OAS

KAMIS, 18 NOVEMBER 2021 | 07:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ketegangan antara Nikaragua dan negara-negara tetangganya di Amerika, termasuk Amerika Serikat (AS), terus belangsung dan semakin luas.

Hakim Mahkamah Agung Nikaragua telah meminta Presiden Daniel Ortega untuk keluar dari Organisasi Negara-negara Amerika (OAS) lantaran organisasi itu dinilai telah melanggar kedaulatan negara.

"Untuk mendukung permohonan Majelis Nasional kepada Presiden Daniel Ortega sebagai kepala negara tentang penolakan Piagam OAS," kata Perjanjian 126, yang dibacakan oleh penjabat sekretaris pengadilan pada Rabu (17/11).


Pekan lalu, tepatnya Jumat (12/11), mayoritas peserta sidang ke-51 OAS mengadopsi resolusi kontroversial tentang Nikaragua.

Dokumen tersebut mengutuk pemilihan umum baru-baru ini di Nikaragua, dengan menyebutnya tidak bebas, juga tidak adil. OAS juga menyarankan Dewan Permanen untuk menganalisis situasi sebelum akhir November dan mengambil tindakan pencegahan.

Pada 7 November, Ortega dan istrinya, Wakil Presiden Rosario Murillo, memenangkan pemilihan.

Sementara itu, pada Selasa (16/11), Presiden AS Joe Biden melarang masuk semua pejabat terpilih Nikaragua. Tetapi aturan itu tidak berlaku bagi anggota pasukan keamanan, hakim, walikota, dan lainnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya