Berita

Pertemuan virtual antara Presiden AS Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping/Net

Dunia

Ogah Dipanggil "Teman Lama" oleh Xi Jinping, Joe Biden Beri Klarifikasi

RABU, 17 NOVEMBER 2021 | 12:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden tampaknya tidak menyukai jika disebut sebagai "teman lama" oleh Presiden China Xi Jinping.

Hal itu terlihat ketika Gedung Putih memberikan klarifikasi usai Xi menyebut Biden sebagai teman lamanya dalam pertemuan virtual mereka pada Senin malam (15/11) waktu setempat.

Pertemuan yang berlangsung selama 3,5 jam itu dilakukan Biden dari Ruang Roosevelt, Gedung Putih, Washington.


"Meskipun tidak sebagus pertemuan tatap muka. Saya sangat senang melihat teman saya," kata Xi ketika membuka pembicaraan, melalui penerjemah.

"Kami telah menghabiskan banyak waktu untuk berbicara satu sama lain, dan saya harap kami dapat melakukan percakapan yang jujur ​​malam ini juga," timpal Biden.

Usai pertemuan tersebut, Gedung Putih mengatakan Biden dan Xi bukanlah teman lama.

Pertemuan virtual pada awal pekan ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan oleh Xi dan Biden setelah dilantik sebagai presiden AS pada Januari lalu.

Meski begitu, keduanya belum bertemu secara langsung secara resmi.

Ketika Biden menjadi wakil presiden era Barack Obama, mereka bertemu sekali di Sichuan pada 2011, sebelum Xi dinobatkan sebagai kepala negara China.

Tahun berikutnya, tepat sebelum Xi terpilih sebagai pengganti Presiden Hu Jintao, dia juga melakukan tur ke AS dengan Biden. Menurut laporan New York Times, ketika itu mereka melakukan lebih dari 20 jam percakapan pribadi.

Namun, satu dekade kemudian dan dengan keduanya sekarang memimpin negara adidaya nuklir di sisi yang berlawanan dari persaingan strategis yang semakin terpolarisasi, hubungan itu telah berubah.

Awal tahun ini, Biden secara eksplisit menolak anggapan bahwa dia memiliki hubungan persahabatan dengan Xi.

"Kami saling mengenal dengan baik. Kami bukan teman lama. Ini hanya bisnis murni," dalih Biden.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya