Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Ditengahi Rusia, Armenia dan Azerbaijan Sepakat Gencatan Senjata

RABU, 17 NOVEMBER 2021 | 09:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Armenia dan Azerbaijan telah menyetujui gencatan senjata di perbatasan setelah kembali bentrok baru-baru ini.

Kementerian Pertahanan Armenia pada Selasa (16/11) mengumumkan gencatan senjata tersebut usai Rusia mendesak mereka untuk mundur dari konfrontasi, seperti dikutip Reuters.

“Sesuai dengan kesepakatan yang dimediasi oleh pihak Rusia, tembakan berhenti di bagian timur perbatasan Armenia-Azerbaijan, dan situasinya relatif stabil,” kata kementerian pertahanan Armenia.


Kementerian pertahanan Armenia mengatakan pasukannya mendapat serangan dari Azerbaijan dan 12 tentaranya ditangkap, sementara dua posisi tempur di dekat perbatasan dengan Azerbaijan hilang.

Kepala komite hubungan luar negeri parlemen Armenia, Eduard Aghajanian, mengatakan 15 tentara Armenia telah tewas.

Sebelum pengumuman gencatan senjata, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan membahas situasi di perbatasan melalui telepon.

Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu juga berbicara melalui telepon dengan menteri pertahanan Armenia dan Azerbaijan melalui telepon.

Armenia telah meminta Moskow untuk membantu pertahanannya setelah bentrokan tahun lalu antara pasukan etnis Armenia dan tentara Azerbaijan di daerah kantong Nagorno-Karabakh yang menewaskan sedikitnya 6.500 orang.

Konflik itu berakhir setelah Rusia, yang memiliki pangkalan militer di Armenia, menengahi kesepakatan damai dan mengerahkan hampir 2.000 penjaga perdamaian ke wilayah tersebut.

Turki memihak Azerbaijan, yang mendapatkan kembali sebagian besar tanah yang hilang dalam konflik sebelumnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya