Berita

Slovakia mengalami lonjakan kasus Covid-19/Net

Dunia

Kasus Covid-19 Meroket, Slovakia Pertimbangkan Lockdown Khusus bagi Warga yang Tidak DIvaksin

RABU, 17 NOVEMBER 2021 | 08:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Slovakia tengah mempertimbangkan untuk memberlakukan lockdown khusus bagi orang-orang yang tidak divaksinasi Covid-19, seiring dengan meningkatnya infeksi virus corona.

Perdana Menteri Eduard Heger mengatakan pemerintah akan menyetujui sejumlah langkah baru pada Kamis (18/11), termasuk membatasi akses ke layanan bagi orang yang tidak divaksinasi.

Itu dilakukan setelah beberapa hari terakhir Slovakia mencatat infeksi harian sekitar 6.500 kasus. Tingginya infeksi membuat rumah sakit-rumah sakit berada dalam situasi kritis.


Kementerian Kesehatan pada Selasa (16/11) melaporkan hanya ada 20 tempat tidur dengan ventilator paru-paru yang tersedia.

"Situasi di rumah sakit sangat kritis. Kita perlu memperketat (pembatasan) secara signifikan dalam tiga minggu mendatang untuk menenangkan situasi di rumah sakit," kata Heger kepada wartawan, seperti dikutip Reuters.

Heger mengatakan pemerintah hanya akan mengizinkan orang yang divaksinasi untuk menghadiri acara besar, dan menetapkan aturan untuk pengujian di tempat kerja.

Toko dan layanan tidak penting, olahraga, kesehatan, dan hotel hanya akan dibuka untuk orang yang divaksinasi atau mereka yang telah mengatasi Covid-19 dalam enam bulan terakhir.

Data Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa menunjukkan, Slovakia adalah salah satu negara Eropa yang paling sedikit divaksinasi, dengan 45 persen populasi divaksinasi dibandingkan dengan rata-rata 64,9 persen di Uni Eropa.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya