Berita

Pengungsi di perbatasan Belarus dan Polandia/Net

Dunia

Belarus Tuduh Polandia Gunakan Senjata Kimia Beracun pada Pengungsi yang Hendak Masuk dari Perbatasan

RABU, 17 NOVEMBER 2021 | 07:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Belarus menuding pasukan keamanan Polandia menggunakan peralatan khusus mengandung bahan kimia beracun terhadap migran yang mencoba masuk ke perbatasan.

Tudingan itu disampaikan oleh Wakil Kepala Departemen Radiasi, Perlindungan Kimia, Biologi, dan Ekologi Staf Umum Angkatan Bersenjata Belarus, Igor Malyk pada Selasa (16/11).

"Hari ini kita telah menyaksikan bagaimana pasukan keamanan Polandia menggunakan sarana khusus yang mengandung bahan kimia beracun yang mengganggu terhadap pengungsi, termasuk perempuan dan anak-anak, di perbatasan Belarusia-Polandia," kata Malyk, seperti dikutip Sputnik.


"Penggunaan cara-cara seperti itu tanpa berpikir dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak dapat diubah bagi kesehatan manusia, merusak sistem pernapasan dan visual," tambahnya.

Ketegangan di perbatasan Belarus dan Polandia meningkat dalam beberapa waktu ke belakang dengan semakin besarnya gelombang pengungsi.

Situasi tersebut kemudian memicu masalah keamanan baru di kawasan, dengan ancaman konflik antara negara-negara Barat dan Belarus bersama Rusia.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya