Berita

Pertemuan virtual antara Presiden AS Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping/Net

Dunia

Kepada Xi Jinping, Joe Biden: Setia pada "Satu China", AS Tak Mendukung Kemerdekaan Taiwan

SELASA, 16 NOVEMBER 2021 | 13:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) menegaskan tidak mendukung kemerdekaan Taiwan, dan akan tetap setia pada kebijakan "Satu China".

Hal itu disampaikan oleh Presiden AS Joe Biden kepada Presiden China Xi Jinping ketika melakukan pertemuan virtual pada Senin (15/11) waktu setempat.

Itu merupakan pertemuan virtual ketiga antara Biden dan Xi sejak pengangkatan presiden AS pada Januari lalu. Namun hingga saat ini keduanya belum pernah bertemu secara langsung sebagai dua kepala negara.


Dari laporan CCTV, Gedung Putih mengatakan Biden menyoroti ketegangan di Selat Taiwan.

"Presiden Biden menggarisbawahi bahwa AS tetap berkomitmen pada kebijakan 'satu China', yang dipandu oleh UU Hubungan Taiwan, tiga Komunike Bersama, dan Enam Jaminan, serta bahwa AS sangat menentang upaya sepihak untuk mengubah status quo atau merusak perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan," lapor CCTV.

Biden menambahkan, AS tidak bertujuan untuk mengubah sistem China atau memasuki konflik dengan Beijing.

Sementara itu, Xi menyebut, baik China maupun AS, memikul tanggung jawab dan bekerja untuk perdamaian dan pembangunan dunia. Untuk itu, penting bagi kedua negara memajukan hubungan yang baik, damai, dan stabil.

"Kami sabar dan bersedia melakukan yang terbaik untuk berjuang demi prospek reunifikasi damai dengan ketulusan sepenuhnya," kata Xi.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya