Berita

Pertemuan virtual antara Presiden AS Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping pada Senin, 15 November 2021/Net

Dunia

Bertemu Xi Jinping, Joe Biden: Sebagai Pemimpin, Mari Kita Cegah Persaingan AS-China Menjadi Konflik

SELASA, 16 NOVEMBER 2021 | 09:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping telah memulai pertemuan virtual mereka pada Senin (15/11) waktu setempat.

Itu merupakan pertemuan ketiga antara Biden dan Xi sejak disahkannya Presiden AS pada Januari lalu.

Dikutip Reutera, Biden menekankan pentingnya ia dan Xi untuk membuat garis batas agar persaingan antara AS dan China tidak terjerumus ke dalam konflik, baik disengaja atau pun tidak.


“Bagi saya, tanggung jawab kita sebagai pemimpin China dan Amerika Serikat adalah untuk memastikan bahwa persaingan kita di antara negara-negara kita tidak mengarah ke konflik, baik disengaja atau tidak, hanya persaingan sederhana dan langsung," kata Biden.

"Sepertinya bagi saya kita perlu membangun beberapa pagar pembatas akal sehat," tambahnya.

Biden mengatakan, di tengah banyaknya perselisihan, kedua negara juga masih harus saling bergandengan tangan untuk mengatasi sejumlah isu-isu global yang vital, termasuk perubahan iklim.

Ia juga menyoroti berbagai isu lain, seperti hak asasi manusia, hingga memastikan kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Di sisi lain, Xi melalui seorang penerjemah mengungkap rasa senangnya bertemu dengan Biden, meski secara virtual.

"Saat ini baik China dan Amerika Serikat berada pada tahap perkembangan yang kritis dan kita menghadapi banyak tantangan bersama. Sebagai dua ekonomi terbesar dunia dan anggota tetap Dewan Keamanan PBB, China dan Amerika Serikat perlu meningkatkan komunikasi dan kerjasama," terang Xi.

Xi menyebut, baik China maupun AS, memikul tanggung jawab dan bekerja untuk perdamaian dan pembangunan dunia. Untuk itu, penting bagi kedua negara memajukan hubungan yang baik, damai, dan stabil.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya