Berita

Ketua KPK Firli Bahuri/Net

Politik

Bupati Banyumas Minta Diberi Tahu Sebelum OTT, Komunikolog: Simbol Alamiah KPK Firli Makin Ditakuti

SENIN, 15 NOVEMBER 2021 | 22:34 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ada makna yang bisa dicermati saat Bupati Banyumas Achmad Husein meminta agar KPK memanggil terlebih dahulu sebelum melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Menurut komunikolog politik Tamil Selvan, pernyataan Bupati Banyumas ini bisa diartikan sebagai bentuk keberhasilan kepemimpinan Firli Bahuri sebagai pimpinan KPK.

Menurutnya, pernyataan tersebut merupakan ungkapan alami seorang kepala daerah yang bisa dijadikan parameter bahwa saat ini KPK ditakuti oleh oknum-oknum koruptor.


"Dalam komunikasi ungkapan itu adalah simbol alamiah, dan saya bisa melihat bahwa ungkapan itu jujur. Sebagai Komunikolog saya mampu mencerna simbol itu berarti KPK Firli ini berhasil membuat para koruptor ketakutan. Tidak perlu survei untuk itu," ungkap Ketua Forum Politik Indonesia ini kepada wartawan di Jakarta, Senin malam (15/11).

Menurut pria yang akrab disapa Kang Tamil ini, KPK saat ini berhasil membuktikan diri bahwa lembaganya bebas dari intervensi kepentingan manapun. Sehingga hal ini membuat sejumlah kalangan ketakutan, terutama oknum pejabat negara.

"KPK hari ini bebas dari intervensi, banyak koruptor petinggi parpol yang seolah kebal hukum, malah terjaring di KPK nya Firli ini. Jadi itu bukti konkret kinerja mereka," jelas Kang Tamil.

Lebih lanjut Kang Tamil berpesan kepada Bupati Banyumas agar bekerja dengan benar dan sesuai hati nurani, sehingga KPK dapat dijadikan teman pemberantasan korupsi bukan justru ditakuti.

"Pesan saya ke Bupati Banyumas, KPK itu momok bagi koruptor. Jadi kalau anda kerja benar, maka KPK itu justru teman dalam membela kebenaran. Tapi jika anda takut, artinya anda sadar anda punya salah," tutupnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Prabowo Instruksikan Harga Minyak Nonsubsidi Turun Ikuti Harga ICP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:57

Gerakan Koperasi Kerakyatan Soemitro Didorong Jadi Syarat Seleksi Manajerial KDMP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:46

Merawat Konstitusi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:42

DKI-Bali Perkuat Kerja Sama, Obligasi Daerah Jadi Bahasan Utama

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:34

Tak Benar soal Surpres Pergantian Kapolri

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:31

Gagah saat Malak, Mendadak Ingat Anak-Istri Waktu Mau Dipecat

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:25

Harus Ada Langkah Konkret Atasi Kerugian Peternak Ayam Akibat Pemadaman Listrik

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:23

Prabowo Lepas Kepulangan PM Tailan dari Lanud Halim

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:20

Jalur Wisata Bromo Ditutup Total Gegara Kebakaran Hutan di TNBTS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:11

IHSG Terbang 1,37 Persen ke 6.319

Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:44

Selengkapnya