Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Ledakan Bom Kembali Guncang Kabul, Jumlah Korban Belum Dipastikan

SENIN, 15 NOVEMBER 2021 | 16:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ibukota Afghanistan, Kabul, kembali dikejutkan dengan sebuah ledakan yang tampaknya disebabkan oleh bom rakitan.

Dari laporan Reuters, ledakan terjadi di daerah barat bagian Kabul pada Senin (15/11). Sejauh ini belum diketahui jumlah korban akibat peristiwa tersebut.

Mengutip seorang pejabat keamanan, televisi TOLO News juga telah membenarkan informasi seputar ledakan tersebut.


“Saya sedang sibuk dengan pelanggan ketika ada ledakan yang mengguncang toko,” kata seorang pedagang di kawasan Kote Sangi, Ahmad Murtaza.

"Saya melihat orang-orang mengambil korban dari lokasi ledakan, saya tidak tahu apakah mereka tewas atau terluka," tambahnya.

Insiden itu terjadi dua hari setelah sebuah bom magnet menghancurkan sebuah minibus di Kabul barat, menewaskan dan melukai beberapa orang dalam serangan yang kemudian diklaim oleh ISIS.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya