Berita

Jaksa Agung ST Burhanuddin/Net

Politik

Buka Hotline Pengaduan Mafia Tanah, Jaksa Agung jangan Omdo

SENIN, 15 NOVEMBER 2021 | 16:11 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jaksa Agung ST Burhanuddin diminta agar betul-betul merealisasikan janjinya memberantas mafia tanah usai mendeklarasikan diri bahkan sampai membuka hotline pengaduan.

Demikian antara lain disampaikan Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (15/11).

Menurut Adib, hingga saat ini, Aparat Penegak Hukum (APH) hanya sebatas deklarasi usai Presiden Joko Widodo memerintahkan agar APH menindak tegas mafia tanah. Namun, menurut Adib eksekusinya nol besar.


“Ibarat hangat-hangat tahi ayam, ramai saat diperintah, hilang tanpa jejak tak pernah jelas realisasinya,” kata dia.

Padahal, kata Adib, menyelesaikan persoalan mafia tanah sangatlah mudah, namun dengan syarat adanya kemauan. Ia mencontohkan, persoalan  ratusan hektar tanah yang dicaplok di Pantura Tangerang.

Dimana, lanjutnya, Kajati Banten pernah turun menangani persoalan tersebut namun nihil hasilnya.

“Diduga Kejati Banten "masuk Angin"? Padahal bukti sudah jelas, ada dugaan mafia tanah yang melibatkan oknum BPN Kabupaten Tangerang.  Seolah Kejaksaan kalah sama pejabat sekelas Kasie,” sesalnya.

“Jadi jaksa agung jangan ngomong doang. Jangan PHP rakyat dengan kanal aduan, kalau tanpa aksi nyata. Perintahkan anak buah periksa pejabat di ATR BPN Kab Tangerang medio 2020. Kalau tidak selesai juga, Jokowi copot Jaksa Agung,” kata Adib lagi.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya