Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Varian Delta Kian Menggerogoti China, 21 Provinsi dan Wilayah Terpapar

SENIN, 15 NOVEMBER 2021 | 13:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebaran varian Delta yang sangat menular membuat China cukup kewalahan menangani wabah Covid-19.

Pihak berwenang China saat ini telah membatasi masuknya orang-orang dari kota timur laut, di mana infeksi mulai menyebar lebih cepat daripada tempat lain dalam sepekan terakhir.

Data dari Reuters menunjukkan 1.308 kasus Covid-19 muncul dari 17 Oktober hingga 14 November. Angka itu melampaui 1.280 kasus yang dilaporkan pada musim panas.


Sejauh ini, varian Delta telah menginfeksi 21 provinsi, wilayah, dan kota.

Selusin wilayah tingkat provinsi mengatasi gejolak mereka dalam beberapa pekan, berkat implementasi cepat dari serangkaian pembatasan yang kompleks, termasuk pelacakan kontak yang ketat, beberapa putaran pengujian orang-orang di area berisiko, penutupan tempat hiburan dan budaya dan pembatasan pada pariwisata dan transportasi umum.

Menurut seorang pejabat di Komisi Kesehatan Nasional, kota timur laut Dalian telah dikunci.

Sejak pasien bergejala lokal pertama di Dalian dari wabah terbaru dilaporkan pada 4 November, kota berpenduduk 7,5 juta orang itu telah mendeteksi rata-rata sekitar 24 kasus lokal baru sehari, lebih banyak daripada kota-kota China lainnya.

Beberapa kota di dekat Dalian, termasuk Dandong, Anshan dan Shenyang, mengatakan bahwa orang-orang yang datang dari Dalian harus dikarantina di fasilitas terpusat selama 14 hari sebelum mereka dapat bergerak bebas.

Pada 14 November, China daratan telah melaporkan 98.315 kasus virus corona yang dikonfirmasi dengan gejala, termasuk infeksi yang ditularkan di dalam negeri dan yang dari luar negeri, dengan 4.636 kematian.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya