Berita

Kapal selam Jepang/Net

Dunia

Kapal Selam Baru Canggih Buatan Jepang "29SS" Dinilai Mampu Bikin China Gemetar

SENIN, 15 NOVEMBER 2021 | 13:08 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pasukan Bela Diri Maritim Jepang (JMSDF) dilaporkan tengah mengembangkan armada kapal selam baru yang ditingkatkan. Dengan spesifikasinya, kapal selam yang dijuluki 29SS itu dinilai mampu menggetarkan China.

Dikutip dari situs National Interest, kapal selam generasi berikutnya itu akan menjadi pabrikan dari Mitsubishi Heavy Industries sesuai kesepakatan pada Juni 2019.

Dokumen menyebutkan, kapal selam seberat 3.000 ton itu akan mulai dikembangkan pada 2015 hingga 2028, untuk mulai beroperasi pada 2031.


Kapal utama diperkirakan menelan biaya 76 miliar yen dan kemungkinan akan berfungsi terutama untuk tujuan pengujian dan pengembangan.

JMSDF berencana untuk meningkatkan armada kapal selamnya menjadi 22 kapal selam bertenaga diesel dan AIP, ditambah satu kapal selam pengujian dan dua kapal selam pelatihan.

Peningkatan itu kemungkinan dimaksudkan untuk mengimbangi armada bawah laut China yang berkembang sekitar 70 kapal selam, termasuk beberapa kapal selam bertenaga nuklir dan kapal selam rudal balistik.

Untuk memungkinkan ekspansi ini, anggaran pertahanan Jepang 2019 mencakup pendanaan untuk meningkatkan dan meningkatkan masa pakai tujuh kapal selam diesel-listrik kelas Oyashio yang mulai beroperasi pada 1990-an.

Sementara itu, Kawasaki Heavy Industries saat ini sedang menyelesaikan kapal selam kelas Soryu kedua belas dengan berat 2.900 metrik ton, dengan tiga lagi kemungkinan akan dibangun oleh KHI dan MHI.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya