Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Polusi Udara Kian Parah, India Pertimbangkan Lockdown Penuh Ibu Kota

SENIN, 15 NOVEMBER 2021 | 10:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Polusi udara di India kian mengkhawatirkan. Sekolah-sekolah di ibu kota New Delhi sudah merasakan akibatnya.

Dalam sebuah keterangan, Ketua Menteri Delhi Arvind Kejriwal mengatakan pada Sabtu (13/11) bahwa sekolah-sekolah di ibu kota akan ditutup selama seminggu dan lokasi konstruksi selama empat hari, demi melindungi warga dari polusi udara yang semakin memburuk.

"Selama seminggu dari Senin dan seterusnya, sekolah akan ditutup secara fisik tetapi akan berlanjut secara virtual sehingga anak-anak tidak perlu menghirup udara yang tercemar, kegiatan konstruksi tidak diizinkan," kata Kejriwal, seperti dikutip dari Reuters, Senin (15/11).


Dia menambahkan semua kantor pemerintah akan beralih bekerja dari rumah, sementara kantor swasta akan disarankan untuk melakukan hal yang sama selama seminggu untuk mengurangi jumlah kendaraan berpolusi di jalan.

Kejriwal bahkan mengatakan saat ini pemerintah sedang melalukan pembicaraan tentang potensi penguncian total di ibu kota, tetapi keputusan apa pun hanya akan diambil setelah berkonsultasi dengan pemerintah pusat.

Sebelumnya,  kepala pengadilan India NV Ramana meminta pemerintah pusat untuk membuat rencana darurat untuk mengatasi kabut asap yang berbahaya, menyebut situasinya sangat serius.

"Kami juga terpaksa memakai masker di rumah, situasinya sangat serius," kata pejabat tinggi hukum di Mahkamah Agung tersebut.

Ramana mengatakan pemerintah harus mempertimbangkan penguncian dua hari untuk melindungi warga dan memberi tahu pengadilan pada hari Senin tentang langkah-langkah darurat untuk meningkatkan kualitas udara.

Kualitas udara di Delhi, yang sering menduduki peringkat ibu kota paling tercemar di dunia, telah menurun karena pembakaran tunggul tanaman, emisi dari transportasi, pembangkit listrik tenaga batu bara di luar kota dan industri lainnya, serta pembakaran sampah dan debu terbuka.

Kabut asap tebal beracun yang menyelimuti ibu kota India telah diperparah oleh lonjakan pembakaran limbah tanaman di sekitar lahan pertanian.

Bahkan, menurut data dewan pengendalian polusi federal pada Sabtu menunjukkan bahwa Indeks Kualitas Udara (AQI) di dalam dan sekitar kota telah memburuk menjadi 470-499 pada skala 500.

Dengan tingkat polusi seperti ini, udara akan dengan mudah mempengaruhi orang yang sehat dan berdampak serius bagi mereka yang memiliki penyakit.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya