Berita

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj saat pelantikan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Nusa Tenggara Timur, di aula Asrama Haji Kupang, Minggu (14/11)/Net

Politik

Puji Pertumbuhan di NTT, Said Aqil Siraj: Alhamdulillah Kita Punya Pak Jokowi, Bapak Infrastruktur

SENIN, 15 NOVEMBER 2021 | 07:39 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pertumbuhan sosial dan ekonomi di Nusa Tenggara Timur dinilai semakin membaik di era Presiden Joko Widodo. Hal ini seiring dengan pembangunan infrastruktur yang maju di wilayah tersebut.

Penilaian itu disampaikan langsung Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj dalam pelantikan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Nusa Tenggara Timur, di aula Asrama Haji Kupang, Minggu (14/11).

Pengasuh Ponpes Al Tsaqafah ini bahkan menyebut Presiden Joko Widodo sebagai bapak infrastruktur,


"Saya lihat NTT merupakan daerah yang sangat diperhatikan presiden, infrastrukturnya dibangun terus. Alhamdulillah kita punya Pak Jokowi. Bapak infrastruktur kita," kata Said Aqil.

Pada prosesi itu, Said Aqil melantik pimpinan hasil Konferensi Wilayah NU NTT yang berlangsung awal September lalu, yakni Rais Syuriyah KH Ali Rasyidi Hasbullah dan Ketua Tanfidziyah atau Ketua PWNU NTT KH Pua Monto Umbu Nay.

Said Aqil yang akan kembali maju sebagai calon ketua umum PBNU, menitipkan pesan agar kader-kader NU jangan hanya menguasai pengetahuan agama saja, tapi juga teknologi dan ilmu terapan lainnya.

"Kader NU harus kaya. Kader NU harus cerdas. Harus memiliki himmah dan 'azimah yang kuat," katanya.

Sementara, Pua Monto dalam sambutan usai dilantik, meminta kader NU dan nahdliyin agar senantiasa menjaga nama baik NTT sebagai provinsi dengan contoh toleransi terbaik.

"Kita harus bangga hidup di bumi Flobamorata. Bumi yang terindah toleransinya yang ditakdirkan hidup di pulau-pulau nan indah pula," pungkasnya.

Hadir dalam upacara pelantikan PWNU NTT, Wakil Gubernur NTT Joseph Nai Soi, sesepuh NU NTT KH Abdullah Makarim dan sejumlah tokoh daerah NTT lainnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya