Berita

Logo Nahdlatul Ulama/Net

Politik

Soal Muktamar, PWNU Jabar Tak Ingin Buru-buru Tentukan Sikap

SENIN, 15 NOVEMBER 2021 | 05:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Muktamar Nahdlatul Ulama ke-34 dijadwalkan digelar pada 23-25 Desember 2021 mendatang di Lampung diprediksi bakal berlangsung panas. Terutama karena keberadaan sejumlah nama yang disebut-sebut bakal meramaikan pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode berikutnya.

Sejauh ini, ada lima nama yang masuk dalam bursa calon Ketua Umum PBNU. Yaitu KH Marzuki Mustamar, KH Hasan Mutawakkil Alallah, KH Said Aqil Siradj, KH Bahaudin Nursalim (Gus Baha), dan KH Yahya Cholil Staquf.

Terkait para kandidat, Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat, KH Abun Bunyamin mengungkapkan, hingga hari ini belum ada komunikasi dengan nama-nama calon Ketua Umum PBNU yang belakangan ini telah muncul.


"Belum ada komunikasi dan belum ada pertemuan, kita masih menganalisis, membaca, dan mencermati agenda pelaksanaan muktamar mendatang. Artinya kami belum menyatakan sikap, saya pikir santai saja dulu, tidak tergesa-gesa," kata Kiai Abun melalui sambungan selulernya kepada Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (14/11).

Namun demikian, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta itu mendoakan agar gelaran Muktamar NU dapat berjalan dengan baik, lancar, sukses dan tanpa ekses.

"Dan pemilihan pengurus PBNU berjalan dengan demokratis sesuai AD-ART," harapnya.

Menutup, Kiai Haji yang bergelar Doktor itu juga menyampaikan, sehubungan dengan situasi yang masih pandemi, dia berharap Keluarga Besar Nahdlatul Ulama bisa tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat dan membatasi jumlah kehadiran dalam gelaran Muktamar mendatang.

"Sesuai ketentuan, InsyaAllah, kami akan berangkat ke Lampung pada tanggal 22 Desember 2021 mendatang," demikian Kiai Abun.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Prabowo Instruksikan Harga Minyak Nonsubsidi Turun Ikuti Harga ICP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:57

Gerakan Koperasi Kerakyatan Soemitro Didorong Jadi Syarat Seleksi Manajerial KDMP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:46

Merawat Konstitusi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:42

DKI-Bali Perkuat Kerja Sama, Obligasi Daerah Jadi Bahasan Utama

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:34

Tak Benar soal Surpres Pergantian Kapolri

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:31

Gagah saat Malak, Mendadak Ingat Anak-Istri Waktu Mau Dipecat

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:25

Harus Ada Langkah Konkret Atasi Kerugian Peternak Ayam Akibat Pemadaman Listrik

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:23

Prabowo Lepas Kepulangan PM Tailan dari Lanud Halim

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:20

Jalur Wisata Bromo Ditutup Total Gegara Kebakaran Hutan di TNBTS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:11

IHSG Terbang 1,37 Persen ke 6.319

Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:44

Selengkapnya