Berita

Pengungsi Afghanistan/Net

Dunia

Jelang Musim Dingin, Nasib 50 Ribu Pengungsi Afghanistan di AS Mengkhawatirkan

MINGGU, 14 NOVEMBER 2021 | 15:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menjelang musim dingin, hampir 50 ribu pengungsi Afghanistan belum mendapatkan tempat tinggal di rumah permanen dan masih menetap di pangkalan militer Amerika Serikat (AS)

Begitu laporan dari media lokal, The Khaama Press pada Minggu (14/11). Disebutkan, para pengungsi tidak memiliki persediaan untuk musim dingin.

Para kritikus sendiri mengkritik pemerintahan Presiden AS Joe Biden yang dinilai kurang melakukan persiapan sebelum membawa keluar 70 ribu warga Afghanistan dari negaranya pada Agustus lalu.


Sejauh ini, para pengungsi tersebar di delapan pangkalan militer di AS.

Lebih lanjut dilaporkan bahwa relawan dan kelompok pemukiman kembali pengungsi juga telah mengeluh tentang kewalahan dan kekurangan staf dan bahwa pemerintah AS tidak memiliki strategi untuk mentransisikan orang-orang untuk tinggal di AS.

Kritikus Biden telah mengkritiknya atas evakuasi "kacau" dari Kabul yang membawa orang tak dikenal ke AS. Itu terjadi ketika Joe Biden telah mengumumkan untuk memulai kembali evakuasi dari Afghanistan dan membawa keluarga orang Afghanistan yang tertinggal.

Taliban mengambil alih Afghanistan pada pertengahan Agustus dan militer AS mengakhiri 20 tahun kehadiran militernya di negara itu.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya