Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketum Bhayangkari menjenguk personel Brimob yang tertembak saat bertugas/Ist

Presisi

Tantangan yang Semakin Kompleks, Kapolri Bakal Jadikan Dankorbrimob Bintang Tiga

MINGGU, 14 NOVEMBER 2021 | 15:05 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Fluktuasi pandemi Covid-19 yang harus dikendalikan, penegakan prokes lalu persoalan kamtibmas menjelang tahapan Pemilu 2024 yakni Pileg, Pilkada dan Pilpres yang diprediksi menimbulkan eskalasi tinggi menjadi tantangan kompleks ke depan yang harus dihadapi dan dipersiapkan.

Oleh karena itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan saat ini pihaknya tengah melakukan restrukturisasi organisasi dan pengembangan Korps Brimob Polri dalam rangka menjawab tantangan-tantangan yang semakin kompleks tersebut.

“Dengan membangun tambahan pasukan Pelopor, di Indonesia Barat, Indonesia Tengah, Indonesia Timur dan di Ibu Kota negara. Sehingga pada saat terjadi situasi kamtibmas yang bersekalasi meningkat maka personel-personel kita akan bisa lebih cepat untuk melakukan langkah-langkah di lapangan, ini tentunya saat ini sedang berproses,” kata Kapolri usai hadiri HUT Brimob ke-76 di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Minggu (14/11).


Dengan pengembangan organisasi ini, Kapolri akan menambah beberapa jenderal di dalam korps brimob serta meningkatkan jabatan Komandan Korps Brimob (Dankorbrimob) dari jenderal bintang dua menjadi jenderal bintang tiga.

“Dengan pengembangan ini akan kita tingkatkan kita dorong, tambahan untuk beberapa bintang dan juga Dankorbrimob sendiri akan kita tingkatkan untuk menjadi bintang tiga karena tugas dan tanggung jawabnya yang semakin berat,” tandas Kapolri.

Kapolri menegaskan, hal ini dilakukan semata-mata untuk memberi respon cepat terhadap peristiwa-peristiwa yang terjadi di lapangan sekaligus untuk memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan kehadiran brimob dalam menghadapi situasi dan eskalasi kamtibmas yang meningkat. Maupun, lanjut Kapolri kegiatan-kegiatan yang membutuhkan kehadiran brimob dalam operasi kemanusiaan.

“Agar betul-betul kita bisa laksanakan, kita implementasikan sebagai repsesentasi kehadiran negara pada saat masyarakat membutuhkan dan memerlukan,” pungkas Kapolri.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya