Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Inggris Siagakan Ratusan Tentara, Siap Dikirim ke Ukraina dalam Hitungan Jam

MINGGU, 14 NOVEMBER 2021 | 14:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Inggris siap untuk mengerahkan ratusan pasukan khususnya ke perbatasan Ukraina, di tengah meningkatnya ketegangan antara Kyiv dengan Moskow.

Mengutip Layanan Udara Khusus dan Resimen Parasut Inggris, The Mirror pada Minggu (14/11) melaporkan pihaknya siap untuk mengirim petugas medis, insinyur, pemberi sinyal, dan ratusan pasukan terjun payung ke perbatasan.

“Elemen kesiapan tinggi brigade diberitahu bahwa mungkin perlu dikerahkan dalam waktu yang sangat singkat," kata seorang sumber.


“Antara 400 dan 600 tentara sudah siap. Peralatan mereka dikemas dan mereka siap untuk terbang ke Ukraina dan mendarat atau terjun payung. Mereka telah berlatih untuk kedua kemungkinan itu," tambahnya.

Sementara itu, sumber-sumber pertahanan mengatakan ratusan pasukan terjun payung Inggris yang didukung oleh unit artileri bisa turun ke wilayah itu dalam waktu 36 jam setelah otorisasi.

Langkah militer itu dilakukan setelah Uni Eropa menuduh Belarus, yang berbatasan dengan Ukraina dan Polandia, membuat krisis kemanusiaan dengan mendesak para migran untuk menyeberang secara ilegal ke Uni Eropa melalui Polandia.

Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, sekutu Rusia Vladimir Putin, telah membantah melakukan kesalahan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya