Berita

Hasil KTT Iklim dinilai mengecewakan/Net

Dunia

Aktivis: COP26 Bentuk Pengkhianatan Terhadap Planet dan Rakyat

MINGGU, 14 NOVEMBER 2021 | 13:12 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Hasil KTT Iklim atau COP26 yang telah rampung digelar di Glasgow, Skotlandia tampaknya membuat para aktivis lingkungan marah karena tidak memenuhi harapan.

Pernyataan bersama yang disepakati oleh hampir 200 negara diumumkan pada Sabtu (13/11). Di dalamnya disebutkan penegasan untuk membatasi pemanasan global pada 1,5 derajat Celcius.

Kendati begitu, hal tersebut mengecewakan banyak orang lantaran dinilai tidak tegas terhadap penggunaan batu bara.


Alih-alih menggunakan kata "menghentikan", revisi yang didukung oleh India dan China menyerukan agar negara-negara "mengurangi" penggunaan batu bara.

Dikutip dari Al Jazeera, sejumlah aktivis menyebut hasil dari COP26 merupakan bentuk pengkhianatan terhadap planet dan rakyat.

Di sisi lain, utusan AS untuk iklim, John Kerry menyambut baik kesepakatan tersebut.

“Kami muncul dari Glasgow setelah secara dramatis meningkatkan ambisi dunia untuk memecahkan tantangan ini dalam dekade ini dan seterusnya,” katanya.

Hal serupa juga disampaikan oleh egosiator China Zhao Yingmin yang menggemakan sentimen itu.

"Saya pikir kesuksesan terbesar kami adalah menyelesaikan buku peraturan. Sekarang kami dapat mulai menerapkannya dan menyampaikannya berdasarkan konsensus yang kami capai," ucap Zhao.

Sementara itu Uni Eropa juga menyambut baik kesepakatan tersebut.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya