Berita

Menteri Luar Negeri China Wang Yi/Net

Dunia

Wang Yi: Setiap Dukungan untuk Taiwan akan Jadi Bumerang bagi AS

MINGGU, 14 NOVEMBER 2021 | 09:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Keputusan Amerika Serikat (AS) dan Australia untuk memberikan dukungan kepada Taiwan ditanggapi dengan serius dan tegas oleh China.

Lewat sambungan telepon dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada Sabtu (13/11), Menteri Luar Negeri China Wang Yi menegaskan bahwa dukungan Washington terhadap kemerdekaan Taiwan akan merusak perdamaian.

"Setiap kerjasama dan dukungan untuk pasukan 'kemerdekaan Taiwan' merusak perdamaian di Selat Taiwan dan hanya akan menjadi bumerang di tamat," ujarnya, seperti dikutip AFP.


Percakapan dua menlu itu dilakukan setelah Beijing mengumumkan pertemuan virtual antara Presiden Xi Jinping dan Presiden Joe Biden pada 16 November.

Wang menyebut, jika AS benar-benar ingin menjaga perdamaian di Selat Taiwan, maka ia harus dengan jelas dan tegas menentang setiap upaya kemerdekaan Taiwan.

"AS harus mematuhi komitmen serius yang dibuatnya dalam tiga komunike bersama China-AS dan menerapkan kebijakan satu-China dan berhenti mengirim sinyal yang salah kepada pasukan kemerdekaan Taiwan,” tegas Wang.

Hubungan antara AS dan Taiwan adalah salah satu masalah bilateral utama antara Beijing dan Washington.

Selain AS, Australia juga telah menegaskan pihaknya akan bergabung dengan Washington untuk membela Taiwan jika pulau itu diserang oleh China.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya