Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto/Repro

Politik

Jawab Sindiran Hasto, Doli Kurnia: Calon Presiden Partai Golkar Adalah Kader Internal

SABTU, 13 NOVEMBER 2021 | 17:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Golkar tegaskan akan mengusung kader internal dalam pertarungan Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang.

Begitu dikatakan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, merespon sindiran Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

"Kami sudah mengambil keputusan resmi terkait Pilpres. Keharusan untuk mengajukan capres dari kader asli sendiri pada Pemilu 2024, dan itu diputuskan pada Munas 2019 lalu," kata Doli kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (13/11).


Usai Munas, kata Doli Kurnia, Partai Golkar menggelar rapat dan memutuskan bahwa kader internal yang akan diusung sebagai calon presiden adalah Airlangga Hartarto yang menjabat Ketua Umum Partai Golkar.

"Maret 2021 lalu, kami sudah putuskan juga bahwa kader yang akan kami calonkan sebagai capres adalah Airlangga Hartarto, yang adalah kader terbaik kami saat ini," katanya.

Meski begitu, kata dia, Partai Golkar tidak menutup diri dari partai politik atau tokoh lain yang ingin bergabung dalam satu koalisi.

"Bahwa ada tokoh lain, partai politik lain ingin memberikan dukungan atau mau bersama-sama mendukung agenda Golkar, kami sangat membuka diri dan dengan senang hati menerimanya," tandasnya.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto memberikan sindiran pada pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurdin Halid yang menyatakan membuka pintu bagi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Dikatakan Hasto, pernyataan Nurdin adalah tanda putus asa dalam mencari figur sampai berkeinginan membajak Ganjar yang merupakan kader PDIP.

"Apa yang ditawarkan oleh salah satu elite Golkar tersebut, yakni Bung Nurdin Halid, barangkali menggambarkan keputusasaan setelah berulang kali membujuk Ganjar Pranowo, namun Bung Ganjar tidak tertarik," ujar Hasto Kristiyanto.

"Dan setiap kali ditanya terkait persoalan capres-cawapres, Bung Ganjar lebih memilih kerja untuk rakyat menangani pandemi," sambungnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Prabowo Instruksikan Harga Minyak Nonsubsidi Turun Ikuti Harga ICP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:57

Gerakan Koperasi Kerakyatan Soemitro Didorong Jadi Syarat Seleksi Manajerial KDMP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:46

Merawat Konstitusi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:42

DKI-Bali Perkuat Kerja Sama, Obligasi Daerah Jadi Bahasan Utama

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:34

Tak Benar soal Surpres Pergantian Kapolri

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:31

Gagah saat Malak, Mendadak Ingat Anak-Istri Waktu Mau Dipecat

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:25

Harus Ada Langkah Konkret Atasi Kerugian Peternak Ayam Akibat Pemadaman Listrik

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:23

Prabowo Lepas Kepulangan PM Tailan dari Lanud Halim

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:20

Jalur Wisata Bromo Ditutup Total Gegara Kebakaran Hutan di TNBTS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:11

IHSG Terbang 1,37 Persen ke 6.319

Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:44

Selengkapnya