Berita

Perdana Menteri Australia Scott Morrison/Net

Dunia

Bantah Tudingan Sudah Berbohong Soal Kesepakatan Kapal Selam, PM Morrison: Ini Politik

JUMAT, 12 NOVEMBER 2021 | 10:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Australia Scott Morrison menjawab tudingan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menyebut dirinya telah berbohong.

Beberapa waktu lalu, Macron menyebut Morrison telah berbohong kepadanya atas keputusan Australia untuk membatalkan kesepakatan pembelian kapal selam bernilai miliaran dolar dengan Prancis, dan memilih kapal selam bertenaga nuklir dengan aliansi AUKUS.

Prancis mengatakan Australia tidak berusaha untuk menginformasikan pembatalan itu sampai hari Canberra mengumumkan kesepakatannya dengan Amerika Serikat dan Inggris.


Morrison membantahnya, dan pesan yang dia kirim ke Macron seminggu sebelum pengumuman telah bocor ke media lokal.

Dalam solidaritas dengan Prancis, Uni Eropa bulan lalu menunda putaran pembicaraan berikutnya mengenai kesepakatan perdagangan bebas untuk kedua kalinya.

Ketika ditanya dalam sebuah wawancara dengan 3AW Radio pada Jumat (12/11), Morrison menolak tudingan bahwa ia telah berbohong.

"Tidak, saya tidak percaya. Ini politik. Orang-orang menghina saya sepanjang waktu. Saya telah belajar dalam kehidupan selama periode waktu yang lama untuk tidak kurus, tidak menjadi pahit," ujarnya, seperti dikutip Reuters.

Kritik terhadap Morrison meningkat pada pekan ini ketika dia mengumumkan pemerintahannya akan menghabiskan 178 juta dolar Australia untuk mendukung kendaraan listrik selama tiga tahun.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya