Perdana Menteri Mohammed Shtayyeh/Net
Perdana Menteri Mohammed Shtayyeh/Net
Dalam sebuah pernyataan Perdana Menteri Mohammed Shtayyeh mengatakan bahwa untuk mendirikan konsulatnya AS tidak perlu iszin dari Israel, seraya mendesak Washington agar menghormati janji diplomatiknya.
Pernyataan itu merujuk pada janji Pemerintahan Presiden Joe Biden yang mengatakan akan membuka kembali misi diplomatik yang secara historis bertanggung jawab atas urusan Palestina yang ditutup oleh pendahulunya Donald Trump, yang mengakui Yerusalem sebagai 'ibu kota tak terbagi' Israel.
Populer
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00
Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07
Senin, 15 Juni 2026 | 19:07
Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19
UPDATE
Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10
Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57
Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50
Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38
Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19
Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06
Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58
Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40
Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12
Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55