Berita

Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto (kiri) saat menjawab pertanyaan wartawan/RMOL

Hukum

KPK Pastikan Tuntaskan Perkara yang Melibatkan Azis Syamsuddin

RABU, 10 NOVEMBER 2021 | 19:44 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan menuntaskan perkara-perkara yang melibatkan mantan Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin.

Kepastian itu disampaikan KPK, termasuk terkait perkara dugaan suap pengajuan Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN-P Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng).

Hal itu disampaikan oleh Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto saat ditanya beberapa perkembangan informasi seperti keterlibatan orang kepercayaan Azis Syamsuddin, Aliza Gunado.


Wartawa juga bertanya pada Karyoto terkait dugaan pemberian uang dalam perkara suap penanganan perkara yang melibatkan mantan pegawai KPK, Stepanus Robin Pattuju.

"Masalah Azis Syamsuddin yang berkait dengan Lampung Tengah. Ini sudah memasuki proses persidangan, tentunya nanti kalau ada hal-hal yang terkait tentang temuan-temuan baru, Jaksa pasti akan membuat laporan dan itu akan diskusikan di forum," ujar Karyoto kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu sore (10/11).

"Dan nanti apa yang sifatnya temuan baru atau penguatan akan dilakukan langkah-langkah penyelidikan maupun penyidikan," sambung Karyoto.

Karyoto menjelaskan bahwa perkara DAK Lamteng merupakan awal pintu masuk bagi KPK untuk menjerat Azis yang akhirnya juga terlibat dalam beberapa perkara lainnya.

KPK, kata Karyoto sedang melakukan proses penyidikan.

Untuk kasus yang lain, Karyoto menjelaskan akan menyesuaikan pengembangan proses yang tengah dilakukan lembaga antirasuah. Jika memang dalam pengembangan ada bukti yang kuat maka dipastikan Azis akan dijerat.

"Tapi ini sudah dibuka semua dipersidangan ya, baik yang dari Rita dan lain-lain, sudah dibuka semuanya. Kita nanti lihat bagaimana strategi Jaksa untuk mengungkapkan lebih dalam," pungkas Karyoto.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya