Berita

Konferensi pers LSPR PEDULI/Repro

Nusantara

Tingkatkan Kesadaran Bencana, LSPR PEDULI akan Kunjungi Desa Taman Jaya

RABU, 10 NOVEMBER 2021 | 17:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tingginya risiko bencana di Indonesia membuat London School of Public Relations (LSPR) menyadari pentingnya untuk memiliki program penanggulangan krisis dan isu-isu kemanusiaan.

Untuk itu sebuah program bernama Proyek Kemanusiaan LSPR PEDULI dibuat sebagai bagian dari kontribusi untuk menanggulangi bencana, krisis, dan isu kemanusiaan, khususnya oleh generasi muda.

Proyek ini diusung oleh LSPR Communication & Business, dan berkolaborasi dengan Indonesia Resilience (IRES) yang dibentuk pada 2018 silam oleh para mahasiswa.


LSPR PEDULI diinisiasi sebagai salah satu proyek untuk Program Kompetisi Kampus Merdeka, di mana Ditjen Dikti telah memberikan fasilitas kepada LSPR Institute. Selain LSPR PEDULI, serangkaian kegiatan juga telah dilakukan.

Dalam konferensi pers virtual pada Rabu (10/11), disebutkan LSPR PEDULI akan melangsungkan kegiatan puncaknya pada 15 hingga 19 November 2021 di Desa Taman Jaya, Pandeglang, Banten.

Sebanyak 21 panitia, yang terdiri dari lima dosen, empat staf, sembilan mahasiswa, dan enam orang tim IRES akan diberangkatkan.

Ketua Pelaksana LSPR PEDULI, Patricia Vicky Sihombing menjelaskan, desa diambil sebagai tujuan utama lantaran memiliki sejumlah prioritas masalah yang mencakup rawan bencana alam, rendahnya pemahaman warga terhadap penanganan bencana, hingga kurangnya fasilitas penanganan bencana.

Program utama dari LSPR PEDULI di Desa Taman Jaya akan meliputi penyaluran donasi dan melaksanakan berbagai kegiatan interpersonal dengan pihak mitra.

"Akan terdapat kegiatan seperti pemberian materi secara langsung sesuai dengan keahlian masing-masing bidang," jelasnya.

Adapun program-program spesifik yang akan dilakukan seperti pembangunan struktur alur komunikasi bencana, pelatihan Penanggulangan Penderita Gawat Darurat (PPGD), pelatihan lewat simulasi bencana, hingga sosiliasi pengenalan lingkungan hidup dan dampak bencana baik untuk orang dewasa maupun anak-anak.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya