Berita

Aspirasi Lora dan Gus (Asparagus) bertajuk “Meneguhkan Pesantren NU Sebagai Payung Ummat & NKRI” di Ndalem Joglo Gus Muwafiq di Sleman, Yogyakarta/Ist

Politik

Sahabat Ganjar Hadiri Silaturahmi Asparagus, Gus Muwafiq: Situasi Bangsa Ini Memang Harus Dibicarakan

SELASA, 09 NOVEMBER 2021 | 18:50 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Silaturahmi digelar relawan Sahabat Ganjar ke acara Aspirasi Lora dan Gus (Asparagus) bertajuk “Meneguhkan Pesantren NU Sebagai Payung Ummat & NKRI” di Ndalem Joglo Gus Muwafiq, Melati, Sleman, Yogyakarta, Senin malam (8/11).

Silaturahmi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dihadiri Gus Muwafiq selaku tuan rumah, Wagub Jawa Tengah, Gus Yasin; Gus Khayat Banjarnegara; Gus Wahab selaku cucu pendiri NU, KH Mas Ruri selaku panitia Yogyakarta dan ratusan gus lainnya.

"Kami berterima kasih diundang di acara silaturahmi Asparagus yang dihadiri para Gus dari Jabar, Jateng, Jatim, DIY dan Bali. Dengan komunikasi yang baik, kami harap ke depannya akan mendapat support yang maksimal dalam setiap kegiatan kami," kata Ketua Umum DPP Sahabat Ganjar, Jaka Saptana dalam keterangan tertulisnya.


Sementara itu, Gus Muwafiq selaku tuan rumah menyampaikan bahwa acara tersebut digelar meningat kondisi bangsa dan negara membutuhkan masukan dari kalangan santri, kiai dan para Gus. Terutama situasi menjelang perhelatan Muktamar ke-34 NU yang akan dilaksanakan pada 23 sampai 25 Desember 2021.

“Jadi ini situasi bangsa dan negara, situasi yang memang harus dibicarakan terkait problem-problem kekinian. Nah yang lebih mendesak dan lebih krusial adalah situasi di mana santri, kiai dan para Gus sudah mempersiapkan perhelatan besar namanya Muktamar NU,” ujar Gus Muwafiq.

Selain itu Gus Muwafiq juga berharap adanya acara tersebut sebagai wahana untuk urun rembuk menghadapi berbagai masalah yang dihadapi bangsa dan negara ini.

"Ada keinginan untuk secara bersama-sama urun rembug dalam masalah ini. Jadi akhirnya Gus-gus kumpul kebetulan di tempat saya pada kumpul," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya